sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Alasan Merebaknya Aksi Pembajakan Yang Dianggap Biasa

Alasan Merebaknya Aksi Pembajakan Yang Dianggap Biasa



Jakarta – Tak perlu kita berbicara konten bajakan yang banyak beredar di internet, bahkan, bukti kurangnya kesadaran akan konten bajakan bisa kita lihat di mall atau pasar.

Pembajakan, Dianggap, Biasa,

Namun ternyata, hal tersebut tidak selalu salah kita, ada faktor lainnya yang menyebabkan kita lebih memilih konten bajakan ketimbang yang asli, yaitu kondisi biologis kita lah yang harusnya bertanggung jawab. Kok bisa?

Sebuah studi dari Monash University, dalam mencari keterkaitan antara pembajakan dengan kondisi otak ketika melakukannya aksi duplikat tersebut. Studi ini juga menjelaskan mengapa kita tidak merasa bersalah dengan membeli konten bajakan.

Studi yang berakar dari data yang menunjukkan bahwa Australia adalah negara pembajak serial “Game of Thrones” terbanyak di dunia, selama tiga tahun berturut-turut. Robert Eres, mahasiswa PhD di Monash University Melbourne, yang merupakan orang dibalik penelitian tersebut.

Hasilnya, sebuah bagian di otak manusia yang mengaktifkan perasaan bersalah ternyata akan cenderung bekerja ketika berkaitan dengan objek yang ‘nyata’ dan ada bentuk fisiknya. Bukan berarti pembajakan itu tidak nyata, namun otak kita tak seberapa menganggap ‘menonton’ konten bajakan adalah hal yang lebih nyata daripada ‘nyolong’ di mini market.

“Penemuan yang didasarkan dari penggambaran nyata dari dua otak dengan aktivitas berbeda ini memberi kesan bahwa otak memproses hal yang ‘nyata’ dan ‘tidak nyata’ secara berbeda,” ungkap Eres.

Hal ini sangat menjelaskan mengapa kejahatan-kejahatan yang dilakukan online ternyata sangat merebak di masyarakat, ketimbang adu fisik atau perdebatan yang dilakukan secara langsung.
(freedy julianto – sisidunia.com)