Home » News » Orator PETA : “Kita Lawan Ahok, Ini Rumah Kita, Bukan Rumah Cina”

Orator PETA : “Kita Lawan Ahok, Ini Rumah Kita, Bukan Rumah Cina”



Jakarta – Pencapaian yang cukup signifikan yang diperoleh dari era reformasi ini, ternyata tidak berpengaruh bagi warga Luar Batang, Jakarta Utara.

Orator PETA : "Kita Lawan Ahok, Ini Rumah Kita, Bukan Rumah Cina"

Warga akan melakukan revolusi untuk menegakkan hal-haknya sebagai rakyat, hal tersebut disebabkan seringnya warga melihat tingkah para Pejabat dan elit enak tidur saat sedang rapat.

Kesepakatan yang didapat dari Warga Jakarta Utara dan sekitarnya adalah ‘NKRI adalah mikik pribumi, bukan milik Asing/Cina’.

“Perjuangan kita masih panjang. Bukan lagi dengan reformasi untuk menggoyang Ahok, tapi kita akan revolusi. Kita lawan Ahok. Ini rumah kita, bukan rumah Cina atau Ahok. Ini milik pribumi,” kata salah satu orator PETA (Pembela Tanah Air), Selasa (3/04/2016), di depan Balai Kota, Jakarta.

Orator itu pun memberikan pernyataan agar mantan Bupati Bangka Belitung tersebut angkat kaki dari DKI Jakarta, dan untuk tercapainya keinginannya tersebut orator pun mengerahkan warga untuk tetap berada di depan Balai Kota.

“Kita berjuang untuk anak cucu kita nanti. Dan kita akan terus duduki Balai Kota jika Ahok itu tidak mundur dari kursi Gubernur DKI Jakarta,” tegasnya.

Tidak hanya itu saja, orator lainnya yang bernama M Tharir menyatakan Ahok memang tidak lagi pantas menjadi pemimpin di DKI, karena dianggap sudah tidak memiliki ahklak dan kepribadian baik menjadi sebab utamanya.

“Ahok itu sudah tidak layak menjadi pemimpin. Dia juga telah mengintimidasi para warga-warga Jakarta. Kami warga teluk siap lakukan revolusi untuk tumbangkan Ahok. Dan kita tunjukan bahwa Ahok memang tidak layak sebagai pimpinan,” ujarnya.
(Freddy Julio – sisidunia.com)