sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Lagi, Seorang Gadis Jadi Korban Perkosaan 19 Pria

Lagi, Seorang Gadis Jadi Korban Perkosaan 19 Pria



Manado – Belum hilang dari ingatan tentang kasus perkosaan yang menimpa bocah 14 tahun, Yuyun, yang diperkosa oleh 14 orang remaja di Bengkulu, kini terjadi lagi hal yang serupa di Sulawesi Utara.

Lagi, Seorang Gadis Jadi Korban Perkosaan 19 Pria

Seorang gadis berinisial V (19), melaporkan bahwa dia telah diperkosa oleh 19 orang pria, dua di antaranya diduga adalah oknum polisi.
Menurut pengakuan orang tua korban, kejadian terjadi pada akhir Januari 2016 saat korban dipanggil oleh dua orang teman wanitanya dan dibawa ke Bolaang Mongondow Utara.

“Pengakuan anak saya, dia di panggil dua orang temannya dan menuju ke Bolangitan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut),” ujar Rina, sang ibunda korban.

Sesampainya di sana, korban dipaksa untuk mencicipi narkoba oleh kedua temannya tersebut. Setelah korban dalam keadaan mabuk, dibawa ke penginapan. Di sana kornam lantas dipaksa untuk membuka baju dan diperkosa oleh 15 orang pria secara bergantian.

“Dia mengaku, di dalam kamar penginapan dia diperkosa sekitar 15 pria secara bergantian. Anak saya sempat minta tolong keluar penginapan tapi karena sudah mabuk dia balik ke kamar,” terang Rina dengan air mata berlinang.

Setelah itu, korban dibawa kemballi menuju Gorontalo. Di sana, korban kembali diperkosa oleh empat orang pria, dua diantaranya diduga adalah oknum polisi.

Setelah dari Gorontalo korban kemudian dibawa kembali pulang dalam keadaan lemah dan trauma hingga tidak lagi mengenal ibunya dan adiknya pada saat itu.

Kasus perkosaan terhadap anaknya ini, telah dilaporkan oleh Rina ke Polresta Manado namun dilimpahkan ke Pola Sulut. Dari Polda Sulut, dilimpahkan ke Polda Gorontalo.

“Tapi tindak lanjut laporan masih jalan ditempat, belum dilakukan tindak lanjut. Toh, dua perempuan yang dipanggil Polda Sulut pun hanya ditahan satu hari dan dilepaskan,” pungkas Rina.
(Samsul Arifin)