sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Setelah Dua Tahun Diculik, Abu Sayyaf Bebaskan Sandera Wanita Asal China

Setelah Dua Tahun Diculik, Abu Sayyaf Bebaskan Sandera Wanita Asal China



Manila – Setelah membebaskan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera sejak akhir Maret lalu, kelompok militan Abu Sayyaf dikabarkan kembali membebaskan satu orang sandera asal China yang diketahui bernama Yahong Tan Lim.

Setelah Dua Tahun Diculik, Abu Sayyaf Bebaskan Sandera Wanita Asal China

Yahong Tan Lim diculik bersama ibunya, Dina Tan Iraham, dua tahun lalu saat kelompok Abu Sayyaf menyerbu bar milik Dina Tan Iraham di Basilan. Sang ibu sendiri telah lebih dahulu dibebaskan. Dina Tan Iraham adalah pengusaha asal China yang telah menikah dengan warga Basilan.

Menurut Kepala Kepolisian Provinsi Sulu, Wilfredo Cayat, Yahong Tan Lim dibebaskan pada Selasa (3/4/;2016) sekitar 13.00 waktu setempat di Barangay Danag, Patikul, Sulu. Yahong Tan Lim lantas langsung diamankan oleh kelompok anti-penculikan Filipina.

Belum diketahui, apakah pembebasan Yahong Tan Lim ini karena ada uang tebusan yang dibayarkan kepada Abu Sayyaf, karena sebelumnya kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar 30 juta peso untuk kedua wanita tersebut.

Terkait WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf, setelah 10 WNI dibebaskan pada Minggu (1/4/2016), kini tinggal 4 WNI lagi yang belum dibebaskan oleh kelompok militan yang telah menyatakan diri bergabung dengan ISIS ini.
(Samsul Arifin)