Home » News » Brazil Rencanakan Bangun Taman ErotikaLand Bernuansa Seks di Negaranya

Brazil Rencanakan Bangun Taman ErotikaLand Bernuansa Seks di Negaranya



Piracicaba – Brazil yang terkenal dengan kehebatan pemain bola dan goyang sambanya berencana akan membangun sebuah taman wisata bernuansa seks yang mereka namai ErotikaLand, tidak jauh dari Sao Paulo, Brazil.

Brazil Rencanakan Bangun Taman ErotikaLand Bernuansa Seks di Negaranya

Menurut Mauro Morata, pengusaha yang terlibat dalam proyek ini, ErotikaLanda akan dibangun di kota Piracicaba, dua jam perjalanan dari Sao Paulo.

Dari gambar rencananya, taman wisata ini akan dibangun dengan dekorasi dan bangunan pendukung yang berbau erotis. Di sana juga akan ada mobil-mobil hias dengan bemper yang berbentul alat vital.

Sedangkan fasilitas penunjang lainnya yaitu, lapak-lapak padagang yang menjual makanan ringan yang mengandung zat pemicu libido.

Menurut Mauro Morata, jika tidak ada kendala, ErotikaLand ini akan dapat dinikmati pengunjung dan wisatawan pada 2018 mendatang.

Namun, rencana pembangunan ErotikaLand ini mendapatkan tentangan dari beberapa anggota parlemen yang menganggap taman ini nantinya justru akan membuat masalah baru bagi Brazil. Selain dikenal sebagai ibu kota seks bagi Sao Paulo, mereka juga mengkhawatirkan keberadaan taman itu akan semakin menciptakan individu-individu tak bermoral di Brazil.

“Kami tak mau dikenal sebagai ibu kota seks,” kata Matheus Erler, salah satu anggota parlemen Piracicaba, dari Partai Sosialis Kristen kepada media seperti dikutip NY Times, Selasa (3/5/2016).

Brazil Rencanakan Bangun Taman ErotikaLand Bernuansa Seks di Negaranya

Menanggapi keluhan tersebut, Mauro Morata, akan berupaya agar ErotikaLand dibangun di pinggiran kota.

Pengembang yakin, dengan adanya ErotikaLand ini nantinya akan menyumbang pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Dengan keberadaan ErotikaLand, paling tidak dapat menampung 250 tenaga kerja lokal dan menarik ribuan pengunjung. Harga karcis juga akan dipatok sedikit mahal, sekitar Rp 1,3 juta sekali masuk.

Mauro Morata menambahkan, meskipun ErotikaLand ini bernuansa seks namun berhubungan seks dilarang dilakukan di taman ini.

“Tempat ini memang bukan tempat bagi para biarawati, tapi kami pun tidak akan menciptakan Sodom dan Gomora baru. Jika para pengunjung memang mau ‘naik level’, mereka bisa menggunakan motel-motel yang akan dioperasikan di sekitar ErotikaLand,” kata Morata.
(Samsul Arifin)