sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Menhub Himbau Warga Jangan Berlayar di Sekitar Tarakan Tanpa Pengawalan

Menhub Himbau Warga Jangan Berlayar di Sekitar Tarakan Tanpa Pengawalan



Jakarta – Maraknya peristiwa pambajakan disertai penyanderaan yang dilakukan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di perairan perbatasan Malaysia dan Filipina membuat pemerintah mengambil langkah-langkah pencegahan untuk melindungi warganya.

Menhub Himbau Warga Jangan Berlayar di Sekitar Tarakan Tanpa Pengawalan

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menghimbau kepada masyarakat yang bepergian melalui jalur laut utara Indonesia, khusunya di daerah perbatasan Malaysia dan Filipina untuk berhati-hati dan meningkatkan pengamanan dengan pengawalan aparat.

“Oh, yang dari Tarakan, misalnya, diimbau untuk meningkatkan pengamanan. Jadi kalau ada pengawalan dengan kapal yang bersenjata boleh, kalau enggak ya sebaiknya jangan dulu,” kata Jonan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2016).

Menhub juga menyebutkan pihaknya telah melakukan pembicaran dengan TNI terkait pengamanan tersebut yang nantinya akan dikoordinasikan oleh Menko Polhukam.

“Sudah dibicarakan, cuma saya enggak tahu detailnya. Itu ditangani oleh TNI,” imbuh Jonan.

Seperti diberitakan, kelompok Abu Sayyaf telah menyandera 14 WNI dengan maksud meminta sejumlah uang untuk tebusan yang hingga kini belum dibebaskan.

Panglima TNI dan Menteri Luar Negeri Indonesia rencananya akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Malaysia dan Menteri Luar Negeri Filipina untuk membahas hal ini.

Campur tangan pasukan TNI dalam membebaskan para sandera ke Filipina terhalang oleh peraturan yang ada di Filipina yang melarang pasukan dari negara lain untuk beropersai di wilayah Filipina.
(Samsul Arifin)