Home » News » Sebutan ‘Geng Golf’ Kini Marak Diperbincangkan Netizen

Sebutan ‘Geng Golf’ Kini Marak Diperbincangkan Netizen



Jakarta – Terkait Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang belum lama ini menyebut adanya ‘geng golf’, Selasa (26/4/2016). Hal tersebut membuat medsos langsung dimeriahkan dengan foto Ahok bermain golf.

Sebutan 'Geng Golf' Kini Marak Diperbincangkan Netizen

Bermula saat akun Twitter @Revolusi_Sosmed mengunggah foto Ahok sedang bermain golf dilengkapi teks, “”AHOK @basuki_btp adalah ketua genk golf balaikota yg dia bongkar sendiri…”. Foto tersebut menjadi viral dan menuai banyak komentar netizen.

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut membenarkan tentang foto yang menampilkan dirinya sedang berada di salah satu turnamen golf, namun hanya untuk meresmikan pembukaan turnamen, bukan untuk main golf.

“Saya resmiin main (turnamen) golf. Resmiin,” jelas Ahok, di Balai Kota, Selasa (26/4/2016). “(Foto) itu tuh waktu kumpul dana buat gereja, enggak tahu gereja siapa. Saya lupa buat yayasan gereja. Cuma disuruh aja,” tambahnya.

Ternyata, sejumlah netizen juga menemukan bahwa foto Ahok main golf yang disertai tudingan sebagai ‘ketua genk golf Balaikota’ tersebut sama dengan foto yang diunggah dalam berita Kompas per tanggal 14 November 2015 dengan judul ‘Ayunan Golf Ahok…”.

Menurut berita tersebut, Ahok kala itu sedang membuka turnamen golf Piala Gubernur 2015 di Damai Indah Golf, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, sekaligus merayakan bulan dana Palang Merah Indonesia 2015.

Sebutan 'Geng Golf' Kini Marak Diperbincangkan Netizen

“Dengan mengenakan t-shirt berwarna biru gelap, Ahok tampang canggung memegang tongkat golf. “Kalau bolanya enggak kena, berarti gagal dibuka yah,” ucap Ahok,” demikian kutipan berita tersebut.

Sebutan geng golf mulai beredar saat Ahok memberikan penjelasan terkait pengunduran diri Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi. Dalam kesempatan itu, Ahok juga menyinggung peran golf dalam kenaikan pangkat.

“Dulu si Heru (Kepala BPKAD) enggak bisa naik pangkat karena enggak bisa main golf. Jadi, dulu jangan harap (naik pangkat) kalau enggak bisa main golf di Jakarta karena gubernurnya (juga main) golf,” ujar Ahok.

Pernyataan Ahok ini ditanggapi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dirinya bermain golf untuk mendekatkan diri dengan anak buah. “Kalau saya dulu golf itu karena saya ingin dekat dengan anak buah,” jelasnya.

Kepala BIN tersebut juga membantah pernyataan bahwa golf dijadikan ajang lobi naik jabatan. “Ya enggak mungkin lah. Masak main golf di depan anak buah, terus kita melobi? Kan enggak,” tegasnya.

Sementara itu, Sutiyoso juga menyangsikan apakah mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) dapat bermain golf. “Setahu saya juga Foke itu enggak pernah golf, enggak bisa olahraga, kecuali treadmill,” tandasnya.
(Freddy Julio – sisidunia.com)