Home » Sport » Motor Dengan Ban Tidak Selaras, Ducati Kesulitan Untuk Mengakurkannya

Motor Dengan Ban Tidak Selaras, Ducati Kesulitan Untuk Mengakurkannya



Jakarta – Andrea Dovizioso, pembalap Ducati, saat ini mengalami kesulitan, sehingga kini ia berada di posisi 11 klasemen sementara MotoGP. Tentu ini bukanl pencapaian terbaik dari pembalap yang mengendarai kendaraan roda dengan memiliki tenaga yang tidak main-main.

Motor Dengan Ban Tidak Selaras, Ducati Kesulitan Untuk Mengakurkannya

Lantas, kendala seperti apa yang menjadikan perfomanya belum maksimal? Dovizioso memaparkan dalam sebuah wawancara dengan Cycleworld, ia mengatakan salah satu hambatan yang masih mengganjal adalah menyelaraskan motor dengan ban Michelin, satu-satunya pemasok ban di MotoGP 2016.

“Kelebihan Desmosedici adalah tenaga, akselerasi, dan kontrol elektronik. Kesulitan muncul saat kami harus mengatur tenaga dengan ban,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ducati Desmosedici GP menggendong mesin 1.000 cc Liquid-cooled, V4, four-stroke, DOHC, four valves per cylinder yang hasilkan tenaga lebih dari 245 Tk. Kecepatan maksimal yang dihasilkan diklaim lebih dari 340 km/jam.

Dovizioso menambahkan, dengan ban Michelin, timnya tidak bisa memprediksi sirkuit balap mana yang paling mudah ditaklukan.

“Perilaku ban sangat berbeda dibanding yang lama. Anda tidak bisa memprediksinya. Kami juga bisa mencetak hasil baik di trek yang biasanya tidak sesuai dengan gaya saya atau Ducati,” tambahnya.

Optimistis

Meski demikian, pembalap asal Italia ini mengaku masih optimistis. “Dengan ban ini kami bisa buat perbedaan. Itu sudah kami buktikan di balap pertama dimana kami mampu bertarung untuk posisi puncak,” tambahnya.

Keluhan terhadap ban Michelin sebetulnya bukan muncul kali ini saja. Awal Februari lalu, Dani Pedrosa juga mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, ban Michelin membuat sepeda motor tunggangannya, Honda RC213V, sulit dikendalikan.
(Freddy Julio โ€“ sisidunia.com)