sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kantor Dan Rumah Kepala BPJN IX Digeledah KPK

Kantor Dan Rumah Kepala BPJN IX Digeledah KPK



Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 6 dus dokumen dan barang bukti elektronik saat menggeledah rumah dan kantor Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Amran Mustary.

Kantor Dan Rumah Kepala BPJN IX Digeledah KPK

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, barang bukti ini guna memastikan keterlibatan oknum-oknum lain selain Amaran.

“Untuk mencari jejak-jejak tersangka,” kata Yuyuk di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (26/4/2016).

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menambahkan, “KPK juga memeriksa Kasubag TU Cadrac Ayar, Kepala Seksi Perencanaan Octo Veri Silitonga, Kepala Seksi Program Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3) Ahnes Intan, Kepala Seksi Perencanaan BPJN IX Jefry, dan Kepala Seksi Pelaksanaan Iqbal Tamher. Sebagian saksi PNS BPJN,”

Dalam kasus ini KPK sudah menetapkan lima orang menjadi tersangka. Mereka adalah anggota Komisi V DPR Budi Supriyanto dan Damayanti Wisnu Putranti, Direktur PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir serta Dessy A. Edwin serta Julia Prasetyarini yang menjadi rekan Damayanti.

Dari kelima tersangka, baru Abdul Khoir yang telah disidangkan. Dia didakwa memberi suap kepada pejabat di Kementerian PUPR dan sejumlah anggota Komisi V.

Total uang suap yang diberikan Abdul sebesar Rp21,38 miliar, SGD1,67 juta, dan USD72,7 ribu. Suap diberikan oleh Abdul bersama-sama dengan Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng dan Direktur PT Sharleen Raya (JECO Group) Hong Arta John Alfred.
(Freddy Julio – sisidunia.com)