sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Umar Patek Tegaskan Dirinya Bisa Bebaskan Tawanan Abu Sayyaf

Umar Patek Tegaskan Dirinya Bisa Bebaskan Tawanan Abu Sayyaf



Malang – Salah satu tokoh teroris yang cukup disegani yang juga mantan Panglima Abu Sayyaf, Umar Patek, menawarkan diri untuk membantu pemerintah membebaskan WNI yang hingga saat ini masih disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Umar Patek Tegaskan Dirinya Bisa Bebaskan Tawanan Abu Sayyaf

Umar Patek mengatakan bahwa dirinya dapat bernegosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf di sana dan memastikan bahwa dia dapat membebaskan para sandera karena ia pernah menjadi panglima Abu Sayyaf dan mengenal semua tokoh Abu Sayyaf saat ini.

Hal ini dikatakan oleh Umar Patek saat menjadi pembicara wawasan kebangsaan menangkal radikalisme bersama Ali Imron, napi terorisme, dan Jumu Tuani, mantan Panglima Jihad Maluku, di Malang, Senin (25/4/2016).

Umar Patek juga menegaskan bahwa bantuannya ini tanpa imbalan. Dia tidak meminta imbalan remisi atau diberangkatkan ke Filipina untuk melakukan negosiasi. Ia hanya meminta diberi fasilitas telepon seluler, karena proses negosiasi dengan pimpinan Abu Sayyaf di sana dapat ia lakukan dari Lapas Porong.

Seperti diketahui, pada tanggal 6 Maret 2016, 10 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang berada di sebuah kapal kargo disandera oleh kelompok Abu Sayyaf dengaa meminta uang tebusan. Perusahaan pemilik kapal sudah menyanggupi akan membayarnya, namun pihak militer Filipina melarangnya dengan alasan uang tebusan tersebut justru akan membuat kelompok Abu Sayyaf makin besar.

Lalu pada tanggal 15 April lalu, kembali empat ABK asal Indonesia diculik dan disandera oleh kelompok yang diyakini masih dari kelompok Abu Sayyaf, dan hingga kini juga belum dibebaskan.
(Samsul Arifin)