Home » News » Pengadilan Adakan Sidang Yang Melibatkan La Nyalla Kasus Korupsi

Pengadilan Adakan Sidang Yang Melibatkan La Nyalla Kasus Korupsi



Jakarta – Sidang praperadilan kasus korupsi dengan tersangka La Nyalla Matalitti kemarin kembali digelar dipengadilan negeri surabaya.

Pengadilan Adakan Sidang Yang Melibatkan La Nyalla Kasus Korupsi

Peradilan tersebut mengagendakan dihadirkannya saksi dan juga barang bukti terkait dengan sidang praperadilan kasus korupsi dengan tersangka La Nyalla Matalittii.

Sidang yang dipimpin oleh oleh hakim tunggal fernadinandus.Sh ini berjalan dengan beragam proses tanya jawab dari pihak kejati terhadap saksi ahli yang dihadirkan oleh pihak nataliti tim kuasa hukum la nyala, dalam peradilan tersebut datang pula prof edward omar sharif dan doktor arif setyawan, sebagai saksi dari pihak pemohon.

Terkait permasalahan yang menyandung La Nyalla tersebut, dari pihak kuasa hukum La Nyalla juga menjelaskan bahwa kliennya belum dapat dijadikan sebagai tersangka dilihat dari segi hukum. Karena sesuai dengan KUHP secara syah yang sesuai dengan prinsip hukum acara pidana yang didasarkan pada kecepatan kuantitas dan asas praduga tak bersalah atas kasus yang melibatkan kliennya.

Pada sidang praperadilan ini juga berlangsung sangat alot dikarenakan kedua kubu saling memberikan argumentasi yang sangat kuat dalam permohonan dan jawabannya masing masing. Hakim juga sempat menegaskan bahwa pemanggilan lanyala telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku karena telah memeriksa beberapa saksi, pihak kejati juga telah menyita beberapa dokumen yang diduga kuat terkait dengan dengan perkara yang disidangkan kepada lanyala.

Proses praperadilan kasus ini sendiri masih terus berjalan dan akan menunggu putusan akhir pengadilan pada hari selasa minggu depan Jaksa Agung HM prasetyo.

“Saya sudah berkoordinasi dengan kapolri jenderal polisi Badrodin haiti, dalam pencarian tersangka kasus penggunaan dana hibah kamar dagang dan industri jawa timur yang diduga tengah berada di singapura,” kata Agung.

Sebelumnya, La Nyalla Matalitti merupakan tersangka kasus penggunaan dana hibah kamar dagang industri jawa timur yang sempat menghilang dari indonesia, sehingga pihak Kejati Jawa Timur sempat bekerjasama dengan Kapolri dalam mencari jejaknya.

“Kami akan membantu jika diminta kejaksaan,namun hingga saat ini belum ada laporan permintaan retnotis (surat keterangan pencarian orang) dari Jaksa Agung Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,” ucap Badrodin.

La Nyalla terlibat dalam kasus dugaan penggunaan dana hibah kamar dagang dan industri jawa timur, dalam pembelian saham perdana bank jatim pada tahun 2012, lanyala diduga memperoleh keuntungan 1.1 miliar rupiah yang digunakan untuk kepentingan pribadi dari ipo bank jatim lanyala diduga merugikan negara sebesar 5.3 miliar rupiah
(Freddy Julio – sisidunia.com