Home » News » Elektabilitas Ahok Turun Gara-Gara Kasus Sumber Waras

Elektabilitas Ahok Turun Gara-Gara Kasus Sumber Waras



Jakarta – Menurut survey terakhir, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) turun setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggilnya untuk dimintai keterangan terkait laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Elektabilitas Ahok Turun Gara-Gara Kasus Sumber Waras

Hasil survey yang dilakukan oleh Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI) ini dimuat dalam harian Kompas edisi Senin (25/4/2016).

Menurut survey Kedai KOPI yang dilakukan dengan wawancara tatap muka, elektabilitas Ahok turun menjadi 45,5 persen, sedangkan pada bulan Maret 2016 masih sebesar 51,8 persen.

Survey dilakukan di 40 kelurahan di 5 wilayah DKI Jakarta pada 18-21 April 2016 dengan melibatkan 400 responden.

Menurut juru bicara Kedai KOPI, Hendri Satrio, pemeriksaan Ahok oleh KPK beberapa waktu mempunyai pengaruh besar bagi turunnya elektabilitas calon gubernur yang maju lewat jalur independen ini.

Selain soal elektabilitas, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Ahok juga menurun dari 71,2 persen menjadi 68,5 persen.

Namun demikian, menurut survey Kedai KOPI, tingkat popularitas Ahok masih yang tertinggi dibandingkan dengan calon-calon yang lain.

Seperti diketahui, pada Selasa (12/4/2016), Ahok mendatangi Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penyelewengan dana pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Namun hingga saat ini KPK belum menetapkan status Ahok dalam kasus ini.
(Samsul Arifin)