sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Mukjizat Seorang Laki-Laki Selamat Dari Reruntuhan Gedung

Mukjizat Seorang Laki-Laki Selamat Dari Reruntuhan Gedung



Jakarta – Sebuah anugerah yang ditujukan oleh seorang laki-laki yang berhasil diselamatkan oleh Tim penyelamat gempa Ekuador dari reruntuhan Gedung Hotel El Gato, Manta, salah satu kota yang hancur akibat gempa 7,8 skala richter (SR), pada Sabtu pekan lalu.

Mukjizat Seorang Laki-Laki Selamat Dari Reruntuhan Gedung

Dikutip dari situs Telesurtv.net, Rabu, 30 April 2016, korban bernama Pablo Cordoba (51) ini berhasil hidup setelah terperangkap selama lebih dari 40 jam.

Tidak hanya para petugas yang turut bahagia, istri dari petugas resepsionis hotel itu pun merasa lega, lantaran tiba-tiba menerima telepon dari Cordoba yang saat itu masih terperangkap di dalam puing-puing reruntuhan gedung yang mengatakan, “Saya hidup!”

“Saya terus berdoa dan berteriak minta tolong. Bahkan, untuk bertahan hidup dan tetap sadar saat terjebak di reruntuhan, saya harus meminum air seni sendiri,” katanya.

Tidak lama kemudian, tim penyelamat bergegas menuju lokasi dan dalam beberapa saat kemudian mereka berhasil menariknya.

“Saya berada di dalam reruntuhan dengan jarak pandang hanya selengan tangan orang dewasa. Saya tertimpa pecahan tembok dari semen dan puing bangunan. Saya mencoba untuk tenang karena saya tahu jika panik keadaan akan lebih parah,” ungkap dia, yang mengalami luka memar parah di punggungnya.

“Ini mukjizat, benar-benar sebuah keajaiban,” seru perawat dan pasien lain, yang berkumpul di ruang gawat darurat kala menyambut Cordoba.

Di samping itu, enam orang termasuk dua bocah perempuan, satu balita tiga tahun dan seorang bayi sembilan bulan, juga berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup setelah terperangkap selama 30 jam di dalam reruntuhan di kota Manta.

Otoritas Ekuador menginformasikan, puluhan orang lainnya masih dilaporkan menghilang sementara total kematian mencapai 413 jiwa dengan 2.500 lainnya luka-luka.
(Freddy Julio – sisidunia.com)