Home » News » Mobil Dinas DPRD Tanjungpinang Belum Bayar Pajak

Mobil Dinas DPRD Tanjungpinang Belum Bayar Pajak



Tanjungpinang – Di tengah semangat pemerintah untuk menaikkan pendapatan negara dari sektor pajak, justru mobil dinas dari beberapa anggota DPRD-nya diduga belum membayar pajak kendaraan bermotor yang telah habis masa berlakunya.

Mobil Dinas DPRD Tanjungpinang Belum Bayar Pajak

Sejumlah mobil dinas yang digunakan oleh wakil-wakil rakyat yang duduk di DPRD Kota Tanjungpinang terlihat telah habis masa berlaku pajaknya sejak 2015 lalu. Hal ini dapat terlihat dari angka yang tertera di plat nomornya.

Dari beberapa mobil tersebut termasuk mobil dinas dari Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang, dan beberapa mobil dinas Sekretariat Dewan.

Mobil dinas Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang Ade Angga, yaitu Honda Accord berplat nomor BP 8 T telah habis pajaknya pada bulan 6 tahun 2015.

Begitu pula mobil dinas Honda Civic yang digunakan Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang Ahmad Dani dengan plat nomor BP 9 T, habis pajaknya juga pada bulan 06-2015.

Sedangkan dua mobil milik Sekretariat Dewan, yaitu Toyota Avanza dengan nomor polisi BP 1287 T dan mobil Toyota Avanza nomor polisi BP 1285 T, habis pajaknya sejak bulan Desember lalu.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga saat diminta tanggapannya terkait mobil dinasnya belum membayar pajak mengatakan bahwa dirinya merasa malu karena memberikan contoh yang kurang baik kepada masyarakat dan akan kembali mengingatkan Sekretariat Dewan untuk mengurus masalah ini.

Menurut Ade Angga, sebenarnya dirinya sudah mengingatkan melalui nota kepada pihak Sekretariat Dewan untuk segera memperpanjang pajak kendaraan dinasnya sejak 2015 lalu, namun hingga sekarang belum ada tanggapan.

“Saya sudah buat nota kepada sekwan sejak tahun lalu, terkait habisnya pajak mobil. Namun sampai saat ini belum ada realisasi. Terus terang ini memalukan, seharusnya kami menjadi contoh yang baik kepada masyarakat. Hari ini saya akan kembali menindaklanjuti dan mempertanyakan langsung kepada sekwan,” jelasnya, Selasa (19/4/2016).
(Samsul Arifin)