sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Mahasiswa Indonesia Rajai Kompetisi Robot Dunia

Mahasiswa Indonesia Rajai Kompetisi Robot Dunia



Bandung – Satu lagi prestasi anak bangsa di bidang rekayasa robot kembali tercatat di dunia. Kali ini datang dari mahasiswa Divisi Robotika Universitas Ilmu Komputer (Unikom) Bandung.

Mahasiswa Indonesia Rajai Kompetisi Robot Dunia

Robot karya mereka berhasil menyabet 8 medali dari 8 kategori yang dipertandingkan di Alameda County Fairgrounds-Pleasantion, California, Amerika Serikat dan berhasil memenangkan The 12th Annual Robogames 2016 setelah menyingkirkan para pesaing dari 50 negara.

Kedelapan medali tersebut yaitu 3 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Salah satu kategori yang sukses mereka menangkan adalah kategori Open Fire Fighting Robot dan Beam Speeder.

“Salah satu yang kita menangkan kategori Fire Fighting. Kita berhasil melewati rintangan dengan waktu tercepat,” kata salah satu mahasiswa, Ikbal, di Bandung, Selasa, 19 April 2016.

Robot tanpa remote control ini diakui mereka di lengkapi tujuh sensor ultrasonic sehingga tidak akan menabrak tembok atau halangan. Robot yang dinamai DU 114 Return itu mampu mencari titik api dan memadamkannya dengan air setelah melewati berbagai rintangan hanya dalam waktu 10 detik.

Menurut Ikbal, pesaing terberat mereka datang dari negara Nepal yang mempunyai robot yang unik juga seperti mereka, namun bentuknya menyerupai mobil offroad, sedangkan robot buatan Ikbal dan kawan-kawan menyerupai tank.

Jenis robot lainnya dari mahasiswa Indonesia yang menjadi favorit adalah robot yang diberi nama DU 114 V16. Meski robot ini tidak mendapatkan medali emas namun gerakannya lebih lincah karena dapat berputar 360 derajat dan dapat bergerak ke segala arah.

Untuk pembuatan robot-robot ini, Ikbal mengaku meghabiskan waktu 7 bulan. Bahan-bahannya berasal dari mainan yang dimodifikasi dengan bahan-bahan lainnya sehingga menjadi bentuk robot.
(Samsul Arifin)