sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pencuri Menghabiskan Isi Sekolah Dasar Di Cibadak

Pencuri Menghabiskan Isi Sekolah Dasar Di Cibadak



Jakarta – Ada-ada saja. Mungkin karena kalap, pencurian terjadi di SD Karangtengah 3, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat. Pencuri tesebut membawa berbagai macam barang diantaranya adalah uang, bel sekolah, kamera, infocus, printer, amplifier, dan hanya puluhan pakaian olahraga.

Pencuri Menghabiskan Isi Sekolah Dasar Di Cibadak

Diduga, pencuri beraksi Jumat (15/4) malam atau Sabtu (16/4) dini hari. Aksi itu baru diketahui oleh penjaga sekolah pada pukul 06.00 WIB hari ini.

“Saya dapat laporan dari penjaga sekolah, jika ruang kantor ada yang bongkar. Pas saya datang sekat pintu ada yang rusak, diduga pencurinya masuk lewat situ,” kata Kepsek SD Karangtengah 3, Apep Sutandar, kepada wartawan.

Dalam aksinya, pencuri tersebut membongkar beberapa lemari penyimpanan. Selain sejumlah barang, uang tunai sebesar Rp 150 ribu raib. Tak hanya itu, peralatan dan dokumen untuk pemenuhan akreditasi serta persiapan ujian hilang.

“Lemari buku, lemari pakaian olahraga dan peralatan sekolah hilang. Uang tunai Rp 150 ribu simpanan guru juga raib, yang lebih besar lagi peralatan dan dokumen akreditasi dan persiapan ujian hilang,” lanjutnya.

Pencuri Menghabiskan Isi Sekolah Dasar Di Cibadak

Sementara itu, orang tua salah satu murid Wilda Topan terpaksa meminjamkan printer ke pihak sekolah karena printer milik sekolah hilang, karena sekolah membutuhkan printer untuk mencetak kertas ujian yang akan segera dimulai.

“Saya tadi sengaja datang ke sini begitu mendengar ada pencuri beraksi di sekolah. Tadi juga saya minjamin printer karena milik sekolah hilang, katanya untuk memenuhi kebutuhan persiapan ujian. Aksi pencuri ini terbilang nekat karena lokasinya tak jauh dari pemukiman penduduk,”geramnya.

Kasus tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian dari Polsek Cibadak. Sejumlah saksi mata termasuk penjaga sekolah masih dimintai keterangan.
(Freddy Julio – sisidunia.com)