Home » News » Jepang Gempa Kedua Kalinya Berkekuatan Mencapai 7 SR

Jepang Gempa Kedua Kalinya Berkekuatan Mencapai 7 SR



Jakarta – Gempa dahsyat kembali mengguncang wilayah Kumamoto, Jepang. Gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang terjadi pada Sabtu dini hari waktu setempat ini, 30 kali lebih kuat daripada gempa sebelumnya di wilayah yang sama.

Jepang Gempa Kedua Kalinya Berkekuatan Mencapai 7 SR

Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, gempa 7 SR yang terjadi pada Sabtu pukul 01.25 waktu setempat tersebut, terjadi pada kedalaman sekitar 10 km. Para ahli menyatakan, gempa dangkal seperti ini yang terjadi di wilayah padat penduduk memang bisa sangat menghancurkan.

Victor Sardina, ahli geofisika di Honolo, Hawaii, Amerika Serikat mengatakan seperti dilansir media CNN, Sabtu (16/4/2016), gempa ini sekitar 30 kali lebih kuat daripada gempa yang mengguncang Kumamoto pada Kamis (14/4) malam waktu setempat.

“Ini memiliki implikasi serius dalam hal kerusakan dan korban jiwa,” tutur Sardina.

Shotaro Sakamoto, seorang pejabat prefektur Kumamoto mengatakan, gempa hari ini berada di level yang sama atau lebih keras dalam hal guncangan yang dirasakan.

“Gempa terbaru ini terasa sama kerasnya, atau lebih keras daripada gempa sebelumnya,” ujar Sakamoto seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (16/4/2016).

“Itu benar-benar kuat … Banyak orang di jalanan terlihat panik,” imbuhnya.

Media NHK melaporkan, sejauh ini 11 orang telah dipastikan tewas dan 760 orang dirawat di rumah sakit usai gempa 7 SR di Kumamoto. Namun tidak diketahui berapa orang yang mengalami luka-luka serius.

Menurut Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, hampir 80 orang diyakini tertimpa reruntuhan bangunan. Pihaknya pun mengerahkan pasukan tambahan di lokasi gempa untuk membantu upaya penyelamatan. Hingga Sabtu ini, sebanyak 15 ribu tentara akan dikerahkan, juga aparat polisi, petugas pemadam kebakaran dan paramedis.

Sebelumnya, gempa 6 SR mengguncang Kumamoto pada Kamis (14/4) malam. Gempa tersebut menyebabkan 9 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka. Gempa pertama tercatat terjadi sekitar pukul 21.26 waktu setempat dan diikuti dengan lebih dari 130 gempa susulan.
(Freddy Julio – sisidunia.com)