Home » News » Pemerintah Batal Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg

Pemerintah Batal Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg



Jakarta – Rencana pemerintah untuk menaikkan harga elpiji 3 kg akhirnya dibatalkan karena ternyata harga Petroleum Gas (LPG) dunia sedang anjok seiring dengan turunnya harga minyak.

Pemerintah Batal Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengirimkan Nota Keuangan kepada Dewan Perwaiklan Rakyat (DPR) tentang niat pemerintah mengurangi jumlah subsidi elpiji 3kg sebesar Rp 1.000/kg.

Awalnya, pengurangan subsidi tersebut dinilai perlu karena untuk menjaga supaya anggaran subsidi elpiji sebesar Rp 31 triliun tahun ini tidak jebol. Namun, karena harga elpiji dunia turun maka dirasa belum perlu untuk menaikkan harga elpiji sebab subsidi elpiji Rp 31 triliun dipastikan cukup.

“Elpiji 3 kg ini, tadinya kan di Nota Keuangan yang disampaikan Presiden ke DPR dulu, ada rencana mengurangi subsidi sebesar Rp 1.000/kg. Tapi karena harga elpiji dunia turun cukup lumayan, sehingga tidak diperlukan lagi kenaikan harga elpiji 3 kg. Harga elpiji 3 kg saat ini akan tetap seperti apa adanya,” papar Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, saat berdiskusi dengan media di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/4/2016).

“Jadi, kita tidak perlu mengurangi yang Rp 1.000/kg itu karena harga dunia sedang turun. Memang 60% elpiji kita impor, harganya turun ketika minyak dunia turun,” tambah Wiratmaja.

Namun demikian, subsidi elpiji 3 kg suatu saat akan dihapus bila dirasa perekonomian masyarakat Indonesia sudah siap.

Pemerintah Indonesia juga saat ini sedang membangun jaringan gas bumi secara masif agar nantinya masyarakat dapat menikmati gas bumi yang lebih murah dibandingkan dengan elpiji, sehingga lambat laun impor elpiji Indonesia dapat berkurang.
(Samsul Arifin-sisidunia.com)