Home » Techno » Inilah Alasannya Mengapa Pengguna Facebook Makin Jarang Update Status

Inilah Alasannya Mengapa Pengguna Facebook Makin Jarang Update Status



Jakarta – Facebook yang saat ini dikabarkan memiliki 1,6 Miliar pengguna di seluruh dunia menghadapi masalah yang cukup memusingkan. Bukan soal masalah hukum atau keuangan, namun masalah update status.

Inilah Alasannya Mengapa Pengguna Facebook Makin Jarang Update Status

Jejaring sosial yang pertama kali diluncurkan pada 2004 ini menilai bahwa para pengguna Facebook saat ini makin jarang menulis β€œposting original” dan lebih memilih untuk melakukan sharing berbagai tautan.

β€œPosting original” yang dimaksud di sini adalah posting status yang kontennya ditulis sendiri oleh pengguna Facebook.

Menurut The Information, Senin (11/4/2016) mengungkapkan bahwa hingga pertengahan 2015, jumlah sharing di Facebook mengalami penurunan 5,5 persen dibanding tahu sebelumnya.

Sedangkan jumlah posting original bahkan mengalami penurunan yang jauh lebih tinggi, yaitu 21 persen year over year.

Ini berarti pengguna Facebook semakin jarang menulis update status, mengunggah foto, atau menulis sesuatu lainnya. Padahal posting original dinilai lebih banyak menarik pengguna lain untuk melakukan β€œlike” atau memberikan komentar sehingga lebih menghidupkan suasana dan membuat pengguna betah berlama-lama melakukan interaksi lewat Facebook.

Masalahnya, mengapa tren saat ini memperlihatkan pengguna Facebook makin jarang menulis posting original di akun mereka?

Kemungkinan pertama karena jumlah β€œteman” yang dimiliki sudah semakin banyak sehingga dinilai tidak privat lagi untuk membicarakan masalah-masalah pribadi lewat Facebook.

Kedua, semakin banyaknya muncul aneka berita serta iklan yang bertebaran di News Feed sehingga membuat Facebook semakin ramai dan terasa tidak nyaman lagi.

Ketiga, semakin banyaknya kompetitor Facebook yang mungkin dirasa lebih menyediakan privasi bagi penggunanya, seperti Path yang berisi teman-teman pilihan dan Snapchat yang mendorong pengguna untuk merekam dan berbagi video singkat setiap hari.

Mungkin penurunan posting original ini tidak akan menimbulkan masalah langsung bagi jejaring sosial terbesar di dunia ini, namun bila tren ini dibiarkan berlanjut makin lama pengguna Facebook akan semakin malas untuk membuka dan berlama-lama di Facebook.
(Samsul Arifin-sisidunia.com)