Home » News » PLN Sudah Mengcover 75% Perihal Krisis Listrik Di Nias

PLN Sudah Mengcover 75% Perihal Krisis Listrik Di Nias



Jakarta – Pulau Nias mengalami krisis listrik sejak 1 April 2016 lalu, akibat 2 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) sewaan PT PLN (Persero) 2 x 10 megawatt (MW) yang terletak di Moawo 10 MW dan Idanoi 10 MW berhenti beroperasi.

PLN Sudah Mengcover 75% Perihal Krisis Listrik Di Nias

Saat ini Nias mengalami krisis listrik sebanyak 74,07% atau sebesar 20 MW, dari total beban puncak sebesar 24 MW. Lantaran masalah kontrak dengan PLN sudah habis, sehingga Pemilik PLTD sewa memberhentikan operasi mesin tersebut.

Akibatnya, aktivitas masyarakat setempat sangat terganggu. Mulai dari rumah tangga, sekolah, kantor swasta, hingga kantor pemerintahan, semuanya tidak bisa beraktivitas normal.

Menteri ESDM, Sudirman Said, menyatakan krisis ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat, mungkin baru selesai seluruhnya 2 minggu lagi. Tetapi upaya-upaya yang dilakukan PLN sejauh ini sudah berhasil melistriki 75% wilayah yang padam.

“Memang belum seluruhnya, tapi sudah 75% tercover. Mungkin dalam 1-2 minggu ke depan akan selesai seluruhnya,” kata Sudirman, saat ditemui sisi dunia di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/4/2016).

Pihaknya menilai PLN sudah cukup sigap mengatasi krisis listrik Nias, sehingga krisis bisa lebih cepat diatasi. “Yang harus kita apresiasi adalah upaya-upaya penanggulangannya berlangsung cepat,” tutupnya.

Sebelumnya, PLN memperkirakan butuh kira-kira 4-5 hari untuk menyelesaikan krisis listrik di Pulau Nias yang berlangsung sejak Jumat (1/4/2016) pukul 23.30 WIB lalu.

Untuk menutup defisit listrik sebesar kurang lebih 18 MW, PLN mendatangkan mesin diesel untuk PLTD berkapasitas 12 MW dari Langsa, Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

“Paling cepat 4-5 hari. Kita rencana membawa mesin dari Langsa, Aceh. Akan dikirim 12 MW, diharapkan 4 hari sudah sampai sana dan operasi secara bertahap,” kata Direktur Bisnis Regional Sumatra PLN, Amir Rosidin, Senin pekan lalu.
(Freddy Julio – sisidunia.com)