Home » News » Menteri Agraria dan Tata Ruang: Lahan Reklamasi Milik Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang: Lahan Reklamasi Milik Negara



Surabaya – Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan menegaskan bahwa proyek reklamasi sebenarnya tidak ada masalah karena sudah dilindungi undang-undang, dan tanah yang dipakai adalah tetap milik negara.

Menteri Agraria dan Tata Ruang: Lahan Reklamasi Milik Negara

“Semua pihak tinggal duduk bersama saja, soal reklamasi sudah jelas diatur undang-undang bahwa lahan reklamasi adalah milik negara,” kata Ferry usai meresmikan galeri tata ruang dan pertanahan di kantor Bappeprov Jatim di Surabaya, Sabtu (9/4/2016).

Menteri Ferry menganggap bahwa soal reklamasi pantai utara Jakarta menjadi ramai karena ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017 sehingga digunakan untuk menjatuhkan lawan politiknya.

“Karena suasananya memanas, jadi orang tidak bisa berpikir jernih,” tambahnya.

Menteri Ferry lebih jauh menjelaskan bahwa untuk proyek reklamasi ini, badan usaha atau perseorangan dapat berperan serta melakukan reklamasi, asal tujuannya jelas dan benar, namun mereka hanya mempunyai hak pakai saja, sedangkan yang memiliki tetap negara.

Ramainya pro kontra soal reklamasi 17 pulau di pantai utara Jakarta kembali memanas setelah tertangkapnya Ketua Komisi D DPRD Jakarta Mohamad Sanusi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kedapatan menerima suap dari salah satu pengembang, PT Agung Podomoro Land.

KPK sendiri hingga kini telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus suap tersebut, yaitu Mohamad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant di PT APLN Trinanda Prihantoro.
(Samsul Arifin-sisidunia.com)