sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kasus Reklamasi Akan Dibahas Oleh DPRD DKI Jakarta Pada Periode Mendatang

Kasus Reklamasi Akan Dibahas Oleh DPRD DKI Jakarta Pada Periode Mendatang



Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Hanura, Verry Yonnevil, menyebut dua rancangan peraturan daerah (raperda) terkait reklamasi akan ditunda dan akan dibahas oleh DPRD DKI Jakarta periode selanjutnya.

Kasus Reklamasi Akan Dibahas Oleh DPRD DKI Jakarta Pada Periode Mendatang

“Terkait reklamasi ini, kami di DPRD DKI Jakarta sudah sepakat untuk menunda pembahasan dua raperda karena sudah masuk ranah hukum, jadi biarkan kedua raperda oleh dibahas oleh DPRD pada tahun yang akan datang,” kata Verry saat ditemui sisi dunia di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 9 April 2016.

“Sebelum dibahas raperda harus dilakukan kajian mendalam aspek sosial ekonomi,” tambah Verry.

Dua raperda yang dimaksud Verry adalah Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta 2015-2035 dan raperda Zonasi Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.

Menurutnya, pembahasan raperda di Badan Legilasi Daerah (Balegda) dipaksakan meski kenyataannya pembahasan di Balegda hanya diikuti sedikit anggota. Dugaan kongkalikong terkait pembahasan raperda ini yang diduga ada kaitannya dengan kasus suap M Sanusi.

“Dua minggu paripurna, pembahasan dilakukan Balegda, yang ikut rapat Balegda hanya 30 persen anggota Balegda. Dari pemaksaan itu, kita paripurna pengesahan berkali-kali tidak pernah kuorum. Terakhir 3 fraksi menolak terhadap pengesahan paripurna. Paripurna 4 kali tidak pernah kuorum,” kata dia.

Verry menyebut, berkembangnya opini publik atas kasus Sanusi dan reklamasi yang kini jadi sorotan, tidak ada kaitannya dengan upaya menjegal Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kalau persoalan mendukung Ahok dan reklamasi ini beda. Mohon maaf, menurut saya persoalan reklamasi bukan ingin menjatuhkan Ahok. Gubernur belum diapa-apain, persoalan reklamasi persoalan hukum sehingga kami juga melakukan rapat pimpinan dan sudah diputuskan untuk menunda pembahasan reklamasi untuk anggota dewan berikutnya,” ucap Verry.
(Freddy Julio – sisidunia.com)