sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bos Agung Sedayu Group Ternyata Pernah Bertemu Baleg DPRD

Bos Agung Sedayu Group Ternyata Pernah Bertemu Baleg DPRD



Jakarta – Tersangka kasus suap yang juga adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi, lewat pengacaranya Krisna Murthi mengungkapkan bahwa ada pertemuan antara Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD dengan bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan.

Bos Agung Sedayu Group Ternyata Pernah Bertemu Baleg DPRD

Namun menurut Krisna Murthi, kliennya tidak mengetahui secara detail kapan dan dimana pertemun itu berlangsung.

“Jadi begini, kalau Bang Uci (Sanusi), ada pertemuan itu Pak Aguan dengan pimpinan Baleg, dengan pimpinan bamus, betul. Tapi ketika berbicara mengenai Raperda, ini kan bukan domain bukan kewenangan Bang Uci, Bang Uci keluar dari situ,” kata Krisna.

Lebih jauh Krisna Murthi mengatakan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang menghembuskan informasi informasi bahwa Aguan memberikan kepada anggota dan pimpinan baleg dan bamus untuk mengesahkan dua Raperda reklamasi dalam paripurna. Karena paripurna beberapa kali gagal maka jelas tidak ada koneksitas antara Aguan dengan Sanusi.

Soal hubungannya dengan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APLN) Ariesman Widjaja, Krisna membantah kalau kliennya lebih dahulu meminta uang kepada Aguan sebelum menerima suap dari Ariesman Widjaja.

Seperti diketahui, kasus suap soal Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi DKI Jakarta 2015-2035 serta Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis (RKTRKS) Pantai Jakarta Utara menyeret tiga orang sebagai tersangka, yaitu Mohamad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APLN) Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant di PT APLN Trinanda Prihantoro.

Selain itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mencekal 6 orang, yakni Ariesman Widjaja, Sekretaris Direktur PT APLN Berlian Kusuma, pegawai PT APLN Geri Prasetya, Sunny Tanuwidjaja (staf khusus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama), pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, dan Direktur PT Agung Sedayu Group yang merupakan putra dari Aguan, Richard Halim Kusuma.
(Samsul Arifin-sisidunia.com)