sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kasus Sanusi Masih Di Selidiki Pihak Penyidik KPK

Kasus Sanusi Masih Di Selidiki Pihak Penyidik KPK



Jakarta – Dalam kasus suap pembahasan Raperda zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, terdapat empat saksi yang dimintai keterangan oleh KPK. Satu di antara empat saksi yang turut diperiksa adalah ajudan ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, Riki Sudani.

Kasus Sanusi Masih Di Selidiki Pihak Penyidik KPK

“Itu strategi penyidik. Penyidik ingin mengonfirmasi beberapa hal (terhadap ajudan M Taufik),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di gedung KPK, Jumat (8/4).

Selain ajudan Taufik, dua saksi lain yang diperiksa KPK hari ini adalah petugas keamanan hotel yakni Dewi Riska Setiawan dan Heryadi. Dan satu lagi adalah M Yuliadi yang merupakan sekretaris DPRD DKI Jakarta.

Seperti diketahui, dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga orang tersangka atas kasus suap terkait pembahasan raperda (rancangan peraturan daerah) zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) dan raperda tata ruang strategis Jakarta Utara. Ketua komisi D DPRD DKI M Sanusi ditangkap saat melakukan transaksi dengan pihak swasta berinisial GEF yang berperan sebagai perantara dari PT Agung Podomoro Land (APL).

Dalam reklamasi pantai utara ini PT Agung Podomoro Land dan PT Agung Sedayu Group merupakan dua pengembang yang terlibat dalam proyek reklamasi pantai utara Jakarta. PT Agung Sedayu Group menggarap proyek Pulau A, B, C, D dan E dengan total luas sekitar 1.331 hektare melalui anak perusahaannya, PT Kapuk Naga Indah. Sedangkan PT Agung Podomoro Land akan menggarap proyek Pulau G seluas 161 hektare melalui PT Muara Wisesa.
(Freddy Julio – sisidunia.com)