Home » News » Jokowi: Indonesia Seperti Kapal Besar Yang Tidak Tahan Guncangan

Jokowi: Indonesia Seperti Kapal Besar Yang Tidak Tahan Guncangan



Jakarta – Dalam pidatonya di depan kepala-kepala daerah seluruh Indonesia di Istana Negara Jakarta, Jumat (8/4/2016), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Negara Indonesia seperti sebuah kapal besar yang tidak tahan goncangan di tengah samudera.

Jokowi Indonesia Seperti Kapal Besar Yang Tidak Tahan Guncangan

“Sebagai kapal besar kita harus sadar kita sudah masuk pada integrasi antar negara yang apabila sebuah negara goncang, kita akan terkena imbas, sebuah negara masuk angin kita bisa kena imbas,” jelas Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, mudahnya Negara Indonesia terguncang dikarenakan Indonesia belum siap terintegrasi dengan negara-negara lain di dunia, sedangkan negara-negara yang lain sudah lebih dahulu terbuka dan terintegrasi.

Jokowi mencontohkan bagaimana krisisi ekonomi yang melanda Yunani, perlambatan ekonomi China, dan ketidakpastian suku bunga Amerika Serikat ikut mengguncang perekonomian dalam negeri Indonesia.

Presiden Jokowi menambahkan bahwa perkembangan perekonomian global berkembang dengan cepat. Pada tahun ini sudah dimulai berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang nantinya akan disusul dengan perdagangan bebas dengan Uni Eropa dan Trans Pasific Partnership (TPP) bersama Amerika Serikat.

Disamping itu pada 2018 nanti akan mulai diberlakukannya Automatic Exchange of Information (AEoI), dimana semua simpanan seseorang di luar negeri akan dibuka secara terbuka identitasnya. Indonesia sendiri akan memulainya tahun depan.

“Simpanan siapa pun di bank akan dibuka total meski sudah keduluan Panama Papers. Tapi sebelum Panama saya sudah punya satu bendel nama, bapak nyimpan di Swiss saya tahu, bapak simpan di Singapura saya tahu. Begitu terbuka dunia ini, tapi nanti 2017-2018 akan dibuka total,” tegas Jokowi.
(Samsul Arifin-sisidunia.com)