Home » Gaya Hidup » Ini Yang Terjadi Pada Otak Saat Insomnia

Ini Yang Terjadi Pada Otak Saat Insomnia



Jakarta – Kesulitan tidur banyak terjadi pada masyarakat, khususnya yang hidup di perkotaan. Banyak faktor mengapa orang mengalami insomnia, salah satunya adalah stres.

Ini Yang Terjadi Pada Otak Saat Insomnia

Tidur malam merupakan siklus dalam hidup manusia yang sangat penting karena di saat tidurlah otak melakukan perbaruan, seperti membersihkan, mengatur ulang, dan mengembalikan jaringan saraf dari segala aktifitas yang telah dilakukan seharian.

Otak juga dapat beristirahat dari kerja yang dia lakukan sepanjang hari sehingga pada keesokan harinya seseorang dapat bangun dengan kondisi otak yang telah siap dengan baik untuk kembali bekerja.

Selain otak, sel-sel di seluruh tubuh juga mengalami perbaikan dan peremajaan saat tidur. Namun hal-hal tersebut dapat terjadi bila seseorang telah memasuki fase tidur yang lelap.

Lalu bagaimana yang terjadi bila seseorang mengalami sulit tidur atau yang bisa disebut insomnia?

Sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal Radiologi, tim peneliti dari China dan Eropa mengungkapkan bagaimana insomnia dapat mempengaruhi bagian tertentu dari saraf di otak yang mengatur kognisi, emosi dan proses sensorik.

Para peneliti membandingkan otak dari 23 orang yang mengalami insomnia dan 30 orang yang sehat, tidak menglmi insomnia.

Peneliti menemukan, orang dengan insomnia memiliki lapisan myelin yang lebih tipis dibanding mereka yang tidurnya cukup, terutama pada bagian di otak yang mengontrol tidur. Peneliti menduga, hal ini menyebabkan adanya gangguan pengiriman sinyal pada orang dengan insomnia. Myelin sendiri adalah lapisan protein yang melindungi serabut saraf yang mengirim sinyal di otak.

Bahkan, orang dengan insomnia mempunyai komposisi saluran saraf yang berbeda. Sebanyak 83 persen atau lima dari enam saluran saraf utama orang dengan insomnia berbeda dengan orang yang tidurnya cukup. Sebagian besar lebih terkonsentrasi di bagian otak kanan. Otak kanan lebih banyak mengatur emosi dan fungsi berpikir. Otak kanan juga merupakan tempat diprosesnya informasi sensorik seperti penglihatan, penciuman dan sentuhan.
(Samsul Arifin-sisidunia.com)