sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Bahaya di Balik Lezatnya Sushi

Bahaya di Balik Lezatnya Sushi



Jakarta – Bagi Anda pecinta makanan Jepang pasti tidak asing dengan yang namanya Sushi. Ya Sushi adalah salah satu makanan Jepang yang terbentuk dari nasi, ikan mentah atau daging mentah, dan sayur. Ikan dan daging pada Sushi dapat disuguhkan matng, namun banyak orang yang lebih memilih dimakan mentah.

Bahaya di Balik Lezatnya Sushi

Bagi yang suka makanan Jepang dengan ikan mentah harus lebih berhati-hati karena di dalam daging ikan mentah dapat mengandung beberapa jenis cacing yang berbahaya, bahkan dapat menimbulkan kematian.

Jenis cacing apa sajakah yang dapat dijumpai pada Sushi?

Nematoda salah satunya. Cacing berbentuk bulat yang bisa dijumpai pada ikan mentah ini adalah penyebab anisakiasis.

Cacing ini memengaruhi saluran pencernaan, dan mereka dapat masuk ke kerongkongan, lambung, atau usus. Larva akan tumbuh menjadi cacing dewasa. Ketika cacing mati, timbul radang dalam tubuh yang dapat menyebabkan komplikasi.

Gejala anisakiasis termasuk sakit perut, diare, dan demam ringan. Mereka yang alergi mungkin mendapat gejala yang kadang-kadang separah anafilaksis.

Cacing lainnya adalah cacing pita. Biasanya ditemukan pada ikan air tawar. Bahkan, salmon juga bisa membawa cacing pita.

Cacing pita, umumnya tinggal di saluran pencernaan. Dalam banyak kasus, orang dengan kutu cacing pita yang berasal dari Sushi tidak akan memiliki gejala apapun.

Namun, jika cacing telah dewasa dan berkembang biak dalam tubuh dapat menyebabkan diare, tidak enak badan, dan penurunan berat badan. Dalam kasus ekstrim, cacing pita dapat menyebabkan obstruksi usus.

Gnathostomiasis, infeksi cacing (nematoda) dari genus gnathosoma, adalah yang paling buruk dari semuanya. Cacing parasit ini paling sering terlihat di Asia tenggara dan Afrika.

Cacing gnathosoma dapat dilihat seperti bengkak kecil yang bergerak di bawah kulit. Hal ini terjadi karena cacing bergerak tepat di bawah kulit. Cacing gnathosoma dapat masuk ke hati, mata dan sistem saraf pusat . Meskipun tidak beracun, cacin ini dapat menyebabkan nyeri, kelumpuhan, koma, dan bahkan kematian.

Karena itu, Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan agar tidak mengkonsumsi daging ikan mentah. Kalaupun Anda masih ingin menikmati Sushi, pilihlah Sushi yang terbuat dari daging ikan yang telah matang.
(Samsul Arifin-sisidunia.com)