sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Fadli Zon Berikan Dukungannya Untuk Fahri Hamzah

Fadli Zon Berikan Dukungannya Untuk Fahri Hamzah



Jakarta – Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, meyakini bahwa Fahri Hamzah, koleganya takkan ragu-ragu melakukan perlawanan mengenai pemecatannya dari kursi Wakil Ketua DPR.

Fadli Zon Berikan Dukungannya Untuk Fahri Hamzah

“Saya kira dia (Fahri) akan berjuang, memperjuangkan hak-haknya yang sesuai dengan visinya. Saya yakin itu yang akan dia lakukan,” tegas Fadli, Selasa (5/4).

Dia mengatakan Gerindra takkan berusaha atau berandai-andai merekrut Fahri bila akhirnya dipecat oleh PKS secara resmi dan kalah di pengadilan.

“Biarlah Pak Fahri Hamzah memperjuangkan hak-haknya sampai tuntas dulu,” kata Fadli.

Kalaupun pimpinan PKS mengirim surat pemecatan Fahri Hamzah, belum tentu bisa dibawa ke rapat paripurna DPR.

“Tentu kita tidak bisa membawa surat yang bermasalah dalam paripurna. Misalnya bermasalah karena proses hukum masih berjalan. Karena kan banyak surat-surat seperti itu. Tidak semua surat bisa dibacakan lewat paripurna,” kata Fadli.

Fahri Hamzah sendiri menyatakan dirinya menemukan banyak kelemahan dalam keluarnya keputusan pemecatan dirinya dari PKS, karena ia merasa jabatan wakil ketua DPR adalah jabatan publik yang tidak bisa sesuka hati diperlakukan oleh elite PKS.

Fahri dianggap kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial, kontraproduktif dan tidak sejalan dengan arahan Partai saat itu. Antara lain menyebut ‘rada-rada bloon’ untuk para anggota DPR RI, mengatasnamakan DPR RI telah sepakat untuk membubarkan KPK, serta pasang badan untuk tujuh proyek DPR RI yang mana hal tersebut bukan merupakan arahan Pimpinan Partai.

Elite PKS merasa Fahri lebih baik melakukan terobosan-terobosan substantif berupa transformasi struktural melalui perbaikan dan pengusulan beragam Rancangan Undang-Undang (RUU) di DPR RI. Ini juga sekaligus akan mengangkat reputasi DPR RI dan secara khusus Koalisi Merah Putih (KMP), sebab posisi KMP di DPR RI adalah mayoritas.

Hal itu memicu Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri mengatakan kepada Fahri untuk meninjau ulang posisinya sebagai Wakil Ketua DPR mewakili PKS. Salim meminta Fahri mengundurkan diri dari jabatannya. Saat itu, Fahri menyatakan mengerti akan keputusan tersebut dan siap melaksanakannya, namun meminta waktu.

Gejolak yang dimulai sejak September 2015 itu tak punya kata putus, dan Fahri tetap dianggap kontroversial. Ujungnya adalah saat Fahri membela habis-habisan Setya Novanto dalam kasus Papa Minta Saham. Dan di tengah momen itu Fahri sudah menyatakan dia berpikir ulang untuk bersedia mundur dari jabatannya di DPR RI. .
(Freddy Julio – sisidunia.com)