Home » Sport » Marquez Rajai Moto GP Argentina 2016

Marquez Rajai Moto GP Argentina 2016



Termas de Rio Hondo – Marquez berhasil membuktikan dirinya yang tercepat di balapan Moto GP Argentina pada Senin (4/4/2016) dinihari WIB walaupun terdapat beberapa skenario balap yang terjadi karena arahan race direction.

Marquez Rajai Moto GP Argentina

Moto GP Argentina pada seri kedua yang dilakukan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo kali ini diputuskan kering dan setiap pebalap wajib masuk pit pada lap 9, 10, atau 11, sesuai dengan kemampuan ban yang digunakan.

Selain itu, rencana awal balap akan diselesikan hingga 25 lap, namun kemudian dipangkas menjadi 20 lap saja.

Marquez yang pada awal start berada di pole position harus langsung tergeser karena berbenturan dengan pebalap lain. Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha) sempat memimpin lomba lantas diambil alih oleh Dovizioso, diikuti Macerick Vinales (Suzuki Ecstar).

Di lap kedua, Rossi dan Marquez mulai sedikit menjauhi pebalap lain di belakangnya dengan membuat grup sendiri.

Jack Miller (Estrella Galicia) harus tergelincir pada lap ketiga dan terpaksa tidak dapat melanjutkan balapan. Sedangkan Cal Cruthclow (LCR Honda) terjatuh pada lap keempat namun masih bisa bangun kembali.

Pada lap kelima giliran mantan juara dunia musim 2015, Lorenzo, yang mengalami nasib sial tergelincir dari arena dan tidak dapat melanjutkan balapan. Hasil rekaman video memperlihatkan ada bagian dari motor tunggangannya yang terlepas.

Pada akhir lap kesembilan Marquez dan Rossi masuk pit untuk mengganti motor. Saat keluar pit, Rossi harus terhalang pebalap Tito Rabat (Estrella Galicia 0,0 Marc VDS) sehingga Marquez berhasil melesat meninggalkan Rossi agak jauh di belakangnya.

Pada lap ke-19 Dovizioso berhasil menyelinap dan mengambil alih posisi kedua dari Iannone yng pada waktu telah berhasil menyalip Rossi. Namun keberuntungan masih berpihak kepada Rossi saat Iannone kemudian tergelincir dan menyeret Dovizioso keluar arena. Rossi menyelesaikan balap di posisi kedua disusul Pedrosa di belakangnya.
(Samsul Arifin – sisidunia.com)