Home » News » Hebat! Prajurit Kopassus Ini Pecahkan Rekor Dunia Patahkan Balok Es Dengan Kepala

Hebat! Prajurit Kopassus Ini Pecahkan Rekor Dunia Patahkan Balok Es Dengan Kepala



Sukoharjo – Sertu Dwi Wahyu (39), seorang prajurit dari kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup II Kandang Menjangan, Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah, menciptakan rekor dunia mematahkan 55 balok es dengan kepala hanya dalam waktu 1 menit.

Hebat! Prajurit Kopassus Ini Pecahkan Rekor Dunia Pecahkan Balok Es Dengan Kepala

Rekor mematahkan balok es ini tidak hanya yang pertama terjadi di Indonesia, namun juga yang pertama di dunia. “Apa yang dilakukan Sertu Dwi Wahyu sangat membanggakan, karena baru pertama di Indonesia dan dunia,” jelas Manager MURI, Yusuf Ngadri yang ikut hadir pada saat itu.

Oleh pihak MURI, rekor yang dilakukan Sertu Dwi Wahyu ini langsung dikukuhkan dalam rekor dunia nomor 7372.
Acara penciptaan rekor baru ini sendiri dilakukan dalam rangka untuk menyambut HUT ke-64 Kopassus yang akan jatuh pada tanggal 16 April.

Sebelum acara dimulai, sejumlah prajurit Kopassus terlihat menurunkan puluhan balok es dari atas truk dan meletakkannya di atas penyangga besi yang telah diatur sebelumnya di tengah lapangan. Balok-balok es tersebut berukuran panjang 1 meter, dengan tebal sekitar 10 cm.

Petugas dari MURI lantas memeriksa deretan balok es yang telah ditata rapi tersebut sebelum kemudian Sertu Dwi Wahyu memulai aksinya dengan membenturkan kepalanya ke tengah balok-balok es itu hingga balok es patah.

Petugas dari MURI lantas memeriksa kembali patahan dari balok-balok es tersebut dan menyatakan seluruh balok es telah dipatahkan. Teriakan dan sorak kegembiraan lantas terdengar di seluruh lapangan menyambut rekor MURI sekaligus rekor dunia baru yang dilakukan oleh seorang anggota Kopassus.

“Ini saya persembahkan untuk kesatuan saya, Kopassus, serta keluarga saya. Tanpa dukungan dari mereka, ini semua tak bisa terwujud. Kalau persiapannya 4 bulan. Persiapan mental dan fisik,” papar Sertu Dwi Wahyu, usai menerima penghargaan, Senin (4/4/2016).
(Samsul Arifin – sisidunia.com)