sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Tarif Untuk Pilkada Sudah Ditentukan Oleh Partai Hanura

Tarif Untuk Pilkada Sudah Ditentukan Oleh Partai Hanura



Jakarta – Pilkada salah satu pesta masyarakat yang diwarnai dengan isu dana yang dikeluarkan oleh calon dalam setiap kampanyenya, termasuk partai Hanura yang sudah menetapkan tarif dalam Pilkada mendatang.

Tarif Untuk Pilkada Sudah Ditentukan Oleh Partai Hanura

Ketua Tim Pilkada Pusat (TPP) Hanura, Erik Satrya Wardhana mengatakan, rincian pendaftaran ini ditetapkan dalam penunjuk laksana (Jutlak) Partai Hanura 2017.

“Untuk biaya pendaftaran, Hanura tetapkan Rp 10 juta per orang dan 40 juta untuk biaya survei,” kata Erik di Hotel Merylinn Park, Jl Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, Selasa (29/3).

“Tidak ada mahar. Hanya kan Pilkada butuh biaya. Negara juga tidak bantu parpol. Sudah diusulkan tapi belum direspons,” jelas dia dalam mematahkan isu mahar untuk parpol.

Besaran biaya Pilkada ini menurut dia berlaku di 101 daerah Provinsi dan Kabupaten/kota termasuk DKI Jakarta.

Menurut informasi sisi dunia, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi membuka pendaftaran Pilkada serentak 2017, pada tanggal 30 Maret hingga ditutup pada 18 April 2017 secara serentak pula di 94 daerah Kabupaten/kota dan 7 Provinsi.

“Hanura akan lebih rinci dari sebelumnya. Kami akan menerima aspirasi rakyat tentang siapa saja calon yang bisa menjadi pemimpin,” kata Erik dalam konferensi pers di Hotel Merylinn Park, Jl. Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, Selasa (29/3).

“Hanura ingin dapatkan SDM pemimpin yg berkualitas dan punya integritas. Hanura buka seluas-luasnya bagi mereka yang punya niat tentu dengan syarat yang ditentukan UU,” sambung dia.

Setelah menerima aspirasi dan masukan dari masyarakat mengenai para calon, Hanura juga akan melakukan survei untuk menjaring calon yang akan diusungnya.

“Hanura juga akan survei secara mandiri di Propinsi dan kabupaten/kota dengan perolehan kursi DPRD terbanyak. Hasilnya akan jadi patokan bagi pencalonan,” bebernya.

Erik mengatakan dalam Pilkada serentak ini, Hanura berpartisipasi aktif di 64 kabupaten/kota dan 6 Propinsi. “Hanura bukan hanya seleksi tapi akan jadi fungsi pemenangan dan advokasi,” pungkas dia.
(Freddy Julio – sisidunia.com)