sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kritik Pedas Dari SBY Untuk Jokowi Perihal Menterinya

Kritik Pedas Dari SBY Untuk Jokowi Perihal Menterinya



Jakarta – Berita mengenai kegaduhan yang terjadi antar menteri Kabinet Presiden Joko Widodo saat ini, ditanggapi oleh Mantan Presiden sekaligus sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan mengkritik gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Kritik Pedas Dari SBY Untuk Jokowi Perihal Menterinya

SBY kerap kali mengeluarkan tanggapan sekaligus memperbandingkan Kabinet menteri-menteri yang pernah diaturnya dengan Kabinet pimpinan Presiden Jokowi yang sudah muncul ke publik.

Setiap pemimpin atau Presiden memiliki gaya sendiri-sendiri. Begitu pula dengan SBY saat menjadi presiden dengan gaya kerja Presiden Jokowi, jelas Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira

“Setiap pemerintahan tentu punya tantangannya tersendiri, dan setiap pemimpin punya gaya dan seninya untuk menghadapi dan mengatasi tantangan tersebut,” kata Pareira saat dihubungi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/3).

Dia yakin, Jokowi bisa mengatur menteri-menterinya agar tak membuat gaduh lagi hingga kegaduhan tersebut sampai mencuat ke publik. Menurut dia, apa yang disampaikan SBY adalah masukan yang positif mengenai hal yang berkaitan dengan pemerintahan Presiden Jokowi.

“Saya yakin pak Jokowi punya cara untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan tajam antara para menteri yang di muka publik yang membuat gaduh kabinet. Bagaimanapun, saya kira itu kritikan sekaligus masukan positif dari Pak SBY untuk pemerintahan Jokowi,” ujarnya.

Sebelumnya, Mantan Presiden SBY mengungkapkan, selama 10 tahun memimpin dia membuat aturan yang tegas terhadap para menterinya.

“Pahami dan implementasikan tata kerja, mekanisme dan prosedur yang berlaku di Kabinet Indonesia Bersatu. Pembicaraan subtansi di kabinet umumnya berklasifikasi rahasia atau terbatas,” kata SBY saat penataran dengan tema ‘Tentang Negara, Pemerintahan dan Sistem Nasional’ diikuti oleh para pejabat utama DPP Partai Demokrat, Fraksi Demokrat DPR RI, Pimpinan 34 DPD se-Indonesia di Hotel Novotel, Bogor, Senin (28/3).

Menurut dia, para menteri harus menaati keputusan presiden dan harus dilaksanakan. Menteri juga harus memahami garis instruksi, garis laporan dan garis koordinasi.
(Freddy Julio – sisidunia.com)