sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kepala Dinas Pertamanan Dan Pemakaman DKI Melakukan Pungli

Kepala Dinas Pertamanan Dan Pemakaman DKI Melakukan Pungli



Jakarta – Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menjadi sorotan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purmana, pasalnya Ahok mendapat laporan adanya oknum petugas dari dinas yang melakukan tindakan pungutan liar.

Kepala Dinas Pertamanan Dan Pemakaman DKI Melakukan Pungli

Oknum tersebut diketahui yang tidak lain adalah Kepala Taman Pemakaman Umum (TPU) di Petamburan, diketahui bahwa oknum PNS itu telah melakukan pungutan liar setelah beberapa PNS lain menyamar menjadi warga.

Ahok pun mengaku untuk meminta kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika untuk segera memproses pencopotan Kepala TPU Petamburan dari jabatannya, meskipun dalam kasus tersebut masih dalam proses.

“Kita sudah perintahkan kalau temukan betul, kita berhentikan sebagai PNS. Kepala TPU kami, kami minta ini diberhentikan sebagai PNS. Tunggu dia beresin dulu nanti saya copot,” kata Ahok dalam rapat pimpinan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (29/3).

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati, selaku oknum yang dilaporkan dengan tegas membantah laporan tersebut.

Ahok pun langsung memutarkan bukti rekaman yang diambil oleh salah satu PNS. Dalam rekaman itu, kepala TPU yang secara terang-terangan meminta uang. Kepala TPU meminta uang untuk kebutuhan cicilan mobil tiga bulan dan angsuran rumahnya selama dua bulan.

“Saya sudah bilang berkali-kali ke Dinas Taman, tempat pemakaman umum itu masih banyak pungli. Dinas Taman bilang tidak ada, sampai saya sodorkan rekaman suara,” tegasnya.

“Suara bilang, berapa nilainya, ya bisa buat cicil rumah BTN tiga bulan, mobil dua bulan, ya dengar saja suaranya,” ujar Ahok bercerita soal kondisi rapat.

Saat rapat pimpinan di Balai Kota, kemarin, Ahok memarahi Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati, karena tak bisa menindak anak buahnya yang melakukan pungutan liar (Pungli).

“Kita terus nuduh ibu, tapi ibu terus bilang enggak ada. Itu yang selalu saya bilang di taman ini malingnya gila-gilaan, tapi selalu disangkal enggak ada,” tandas Ahok.
(Freddy Julio – sisidunia.com)