sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Cetak Sejarah Di Dunia Kesehatan, Operasi Pertama Kali Di Indonesia

Cetak Sejarah Di Dunia Kesehatan, Operasi Pertama Kali Di Indonesia



Jakarta – Operasi yang dilakukan oleh salah satu dokter di Indonesia, dinilai positif oleh guru besar Belanda, sekaligus memastikan bahwa operasi ini merupakan operasi pertama kali yang dilakukan di Indonesia.

Cetak Sejarah Di Dunia Kesehatan, Operasi Pertama Kali Di Indonesia

Pada kesempatan ini, Fakultas Kedokteran UNAIR melalui dr. Indri Lakhsmi Putri Sp.BP-RE (KKF) akan mengadakan kerjasama dengan dua guru besar Erasmus Medical Center Belanda, Prof. Dr. Irene Margareet Jacqueline Mathijssen, Ph.D., M.D., dan Prof. Dr. Eppo Bonne Woluius, DDS., Ph.D., M.D., untuk melakukan operasi Le fort III Advancement pertama di Indonesia.

“Jadi beliau semua itu adalah guru saya waktu kuliah di Belanda, pada kesempatan ini saya undang untuk menangani kasus-kasus seputar bedah plastik yang belum pernah ditangani di Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, Turut diundang dokter spesialis bedah plastik lainnya yaitu Magda Rosaliana Hutagalung, dr., Sp.BP-RE (KKF) dan Lobredia Zarazade, dr., Sp.BP-RE (KKF), yang merupakan rekannya pada saat menempuh pendidikan di Erasmus Medical Center Belanda.

Rencananya operasi terbagi menjadi dua kelompok dan berlangsung selama dua hari. Hari pertama, Kamis (17/3/16) akan ditangani oleh Prof. Dr. Irene Margareet Jacqueline Mathijssen, Ph.D., M.D dan Prof. Dr. Eppo Bonne Woluius, DDS., Ph.D., M.D., dr. Indri Lakhsmi Putri Sp.BP-RE (KKF)., Magda Rosaliana Hutagalung, dr., Sp.BP-RE (KKF) dan Lobredia Zarazade, dr., Sp.BP-RE (KKF)., dan tim ortodensi untuk menangani pasien yang bernama Nur Alfia (8).

Selanjutnya hari kedua, Jumat (18/3) akan ditangani oleh Prof. Dr. Irene Margareet Jacqueline Mathijssen, Ph.D., M.D., dr. Indri Lakhsmi Putri Sp.BP-RE (KKF) dan Magda Rosaliana Hutagalung, dr., Sp.BP-RE (KKF) dan Lobredia Zarazade, dr., Sp.BP-RE (KKF)., dan tim bedah saraf.

“Masing-masing operasi tersebut direncanakan akan berjalan selama empat jam, dimulai dari jam delapan pagi, semoga saja lancar,” imbuhnya.

Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya, menjadi tempat pelaksana dimana operasi yang diklaim menjadi operasi pertama kalinya sekaligus menjadi sejarah baru di dunia kesehatan di Indonesia. Selain itu, ditemui di Rumah Sakit UNAIR, dokter kelahiran Surabaya, 11 November 1983 tersebut juga menambahkan bahwa acara tersebut juga akan dibarengi dengan kuliah tamu.

“Jadi selepas operasi berlangsung, kami akan adakan kuliah tamu untuk memperdalam kasus-kasus seperti ini,” pungkasnya.
(Freddy Julio – sisidunia.com)