Home » News » Demo Sopir Taksi, Terjadi Kerusuhan Akibat Ulah Go-jek

Demo Sopir Taksi, Terjadi Kerusuhan Akibat Ulah Go-jek



Jakarta – Pada hari ini Senin (14/3/16), para sopir Taksi melakukan demo perihal tentang adanya transportasi umum berbasis aplikasi. Sempat terjadi aksi keributan saat pengemudi Go-Jek melintas di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan.

Demo Sopir Taksi, Terjadi Kerusuhan Akibat Ulah Go-jek

Di depan Kantor Balai Kota di Jalan Medan merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dimana tengah diadakan aksi mogok kerja yang di adakan oleh seluruh Sopir Taksi, hampir saja membuat seorang driver ojek online Go-Jek babak belur, karena driver tersebut melintas di wilayah demo tersebut diadakan.

“Udah tau kaya begini malah lewat, cari penyakit,” ujar Nawi (45), sopir taksi yang ikut aksi tersebut, Senin (14/3/2016). Emosi para sopir taksi dan bajaj yang tengah berdemo tersulut, pasalnya si driver Go-Jek tersebut melintas di tengah-tengah mereka.

Beruntung, pengemudi ojek online tersebut tengah membawa penumpang seorang perempuan bersaama anaknya. “Untung dia bawa anak, kalau tidak udah pada emosi kali,” imbuhnya. Sehingga emosi massa sempat mereda dan meminta pengemudi Go-Jek tersebut untuk memutar balik.

Pantauan Okezone di lokasi, Senin (14/3/2016), Pengemudi Go-Jek tersebut dan dilempari botol air mineral, setelah diberhentikan paksa oleh kerumunan massa. Sejumlah aparat kepolisian langsung melindungi pengemudi tersebut. Sementara penumpang perempuan yang diangkutnya, tampak menangis ketakutan melihat banyak massa.

Mereka beranggapan bahwa transportasi berbasis aplikasi ini tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, serta meminta pada pemerintah agar segera bertindak.

Hingga kini, para pengemudi taksi dan bajaj terus berdatangan. Mereka berteriak-teriak meminta Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama untuk keluar dan menemui massa. Jalan Medan Merdeka Selatan arah Stasiun Gambir masih ditutup oleh para massa yang terdiri dari pengemudi taksi, bajaj, dan Kopaja.
(Freddy Julio – sisidunia.com)