sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu



Bandung – Berbicara soal impian ataupun hobi, memang bisa dibilang ‘gampang-gampang susah’. Apalagi barang yang dicari susahnya minta ampun alias barangnya langka atau Rare.

Salah satunya Iptu Fiekry Adi Perdana, mengaku mengincar betul Yamaha N-Max dengan warna putih untuk menjadi tunggangan idaman. Namun, susahnya minta ampun dalam pencarian skutik besar dengan warna putih yang diinginkan, sampai akhirnya langsung ganti baju setelah membelinya.

“Cari N-Max ini susah. Cari warna putih enggak dapat. Warna abu-abu saya dapat. Saya ganti catnya jadi putih mutiara pada hari itu juga,” ujar sang pemilik yang juga seorang anggota kepolisian, tepatnya Kanit Dikyasa Satlantas Polres Cimahi Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

“STNK pun sudah saya ganti warna,” ujarnya menegaskan bahwa aturan pun harus dipatuhi.

Yamaha N-Max ini pun berubah jadi motor polisi, hanya bermodal impian masa kecil.

“Kalau flashback, saya ingin sekali jadi polisi. Kedua, ingin sekali punya motor polisi pribadi. Alhamdulillah saya bisa dibilang jadi pelopor untuk di Polres Cimahi, dan polres-polres lainnya untuk motor pribadi,” katanya.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

Ganti ban, dengan dinaikan satu ukuran dari versi standarnya, depan belakang. Ban depan memakai Metzeler M/C 53L, 120/70-13, dan belakang memakai tipe dan merek yang sama dengan ukuran M/C 57L, 140/60-13. Pakai lampu standar polisi, Whelen, pasang windshield, stiker polisi.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

“Ini standar internasional, seperti sirene. Lampu ada 10 titik. Modul untuk berbed-beda lampu, jadi memindah-mindahkan lampu. Silau-silaunya berbeda,” urainya yang memiliki hobi sepeda motor ini.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

Aki yang digunakan tetap standar, tetapi ia menggunakan kapasitor. Karena lampu identik dengan sedot listrik, dari segi kelistrikan pun di modifikasi sehingga bisa memfungsikan semua alat.

“Kapasitor langsung ke aki karena Whelen ini lumayan nyedotnya, voltasenya lumayan besar. Fungsinya banyak kadang-kadang kawan yang baterainya sudah habis bisa langsung colok ke situ,” katanya.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

Sektor lain yang turut direstorasi agar terlihat modis adalah pemakaian tabung shockbreaker belakang kepunyaan YSS, lalu perubahan handgrip merek Harris, yang bersanding dengan handle rem produk Thailand Bikers berwarna silver.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

Penggarapan pun sebagian besar dikerjakan di bengkel kawannya yang bernama Lingga dan punya bengkel dengan nama yang sama, memodifikasi N-Max keluaran Juli 2015 ini menghabiskan waktu sekitar 2-3 bulan. Untuk penambahan part seperti handle grip serta barang-barang kecil ditambahkan sendiri dari toko aksesori.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

“Kebetulan ada rekan saya namanya Lingga. Bengkel modifnya di Bandung, namanya Lingga. Dikerjakan semua di satu bengkel, spion, box, senderan, cat karbon. (Biayanya?) biaya setara satu motor,” akunya.

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

Ia pun memilih model N-Max dengan adanya sistem ABS karena rasanya aman, dan diakui sebenarnya sang Kanit pernah merasakan fungsinya.

“Jujur milih N-Max dibanding yang lain karena dengan harga yang alhamdulilah terjangkau. Ada safety-nya, ada ABS-nya, jadi kita merasa lebih aman untuk berkendara. Hehe, saya sudah pernah cobain sebelumnya.”

Bikers Suka Box, Polisi Pun Begitu

Aksesori sendiri diperoleh dari toko Geba di Bandung, termasuk untuk urusan footstep. Sementara itu, handel-handelnya produk umum yang banyak dijumpai di toko-toko variasi. Tak ketinggalan, ada banyak boks.

“Banyak boks. Namanya polisi butuh banyak boks, seperti untuk bawa tab, buku tilang, dan lain-lain. Tas, jas hujan karena sekarang musim hujan.”, ujarnya pada sisi dunia.

Menurut dia, pengguna N-Max di Polres Cimahi sendiri ada 57 orang untuk tiap-tiap motor. Terakhir, mereka touring 38 N-Max ke Purwakarta. Lantas, apa komentar atasan soal N-Max polisi ini?

“Alhamdulillah Kapolres saya mendukung, dan kebetulan juga baru beli, dan langsung dimodifikasi. Beliau lebih hebat modifikasinya.”
(Freddy Julio – sisidunia.com)