sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Jejaring Sosial Jadi Wadah Perang Calon Gubernur

Jejaring Sosial Jadi Wadah Perang Calon Gubernur



Jakarta – Berita tentang Pilgub DKI Jakarta sudah merebak keseluruh Ibukota Indonesia, bahkan sudah menjadikan para calon saling perang argumen dalam jejaring sosial. Salah satunya yang lagi naik daun sebagai calon Gubernur DKI Jakarta adalah Ahmad Dhani.

Jejaring Sosial Jadi Wadah Perang Calon Gubernur

Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab kita kenal dengan Ahok yang merupakan salah satu orang yang sudah lama berkecimpung dengan dunia politik merupakan salah satu lawan Presiden Republik Cinta pada pesta demokrasi Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.

Jejaring Sosial Jadi Wadah Perang Calon Gubernur

Sekarang yang lagi tren adalah beberapa foto yang di dalam foto dengan model Al Ghazali yang merupakan anak sulung dari Ahmad Dhani dan Maya, dengan membawa secarik kertas bertuliskan bahwa dia mendukung lawan dari ayahnya yaitu Ahok. Di sini pun terdapat watermark dari KapanLagi.com® pada bagian pojok kanan bawah foto.

“Saya anak Ahmad Dhani. Saya Pilih Ahok.”, tertera tulisan pada kertas yang di bawa Si sulung Al.

Jejaring Sosial Jadi Wadah Perang Calon Gubernur

Tentunya adanya foto ini cukup meresahkan bagi beberapa pihak yang sudah melihatnya. ‘Apakah benar Al Ghazali mendukung Ahok dalam pemilihan kepala daerah mendatang?’.

Sebenarnya Foto asli sendiri diambil oleh salah satu reporter KapanLagi.com®, Rasel Ambarita dua tahun lalu, tepatnya pada 25 Februari 2015 di Studio Ahmad Dhani. Sedangkan Foto dari Al yang tengah mendukung Ahok tersebut merupakan manipulasi gambar.

Selain itu beberapa waktu silam Ahmad Dhani sempat mengutarakan keinginannya untuk menjadikan Al Ghazali dan El Rumi sebagai bagian dari tim suksesnya di bursa Pilkada DKI mendatang. Bagi Dhani, ini merupakan salah satu cara pas untuk anak-anaknya belajar tentang politik.
(Freddy Julio – sisidunia.com)