sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Jelang Gerhana Matahari, Pedagang Kacamata Raup Ratusan Juta Rupiah

Jelang Gerhana Matahari, Pedagang Kacamata Raup Ratusan Juta Rupiah



Jakarta – Manfaatkan momentum langka gerhana matahari total dengan berjualan kacamata. Siti Khopsoh, Ibu rumah tangga yang tinggal di Soropadan, Depok, Sleman, itu berjualan kacamata gerhana selama dua bulan saja sudah meraup omzet hingga Rp 120 juta.

Jelang Gerhana Matahari, Pedagang Kacamata Raup Ratusan Juta Rupiah

Siti mulai berjualan sejak 21 Januari melalui daring. Sebagian besar pembelinya justru dari luar Yogyakarta.

“Dari Ternate, dari Papua, dari mana-mana. Karena jualnya online, jadi se-Indonesia bisa beli,” ujar Siti.

“Kita jualnya online saja. Kalau mau beli bisa pesan dulu. Kita jualan karena bapak kebetulan juga jualan barang-barang astronomi,” kata Siti saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (8/3/16).

Dalam produksi kacamata gerhana tersebut, Siti mengaku dibantu suami dan dua pegawainya. Hanya saja dia mesti membeli bahan baku utama, yakni filter kacamata, buat memungkinkan bisa melihat gerhana.

Harganya dijual mulai Rp 25 ribu buat yang bentuk kartu, dan Rp 50 ribu yang jenis kacamata dan kipas. Sedangkan dari segi bentuk Siti menyiapkan tiga bentuk kacamata, yaitu kacamata gerhana, kartu gerhana dengan satu filter, dan kipas dengan dua filter.

“Kalau total terjual 3.500 kacamata. Omzetnya tinggal dikalikan saja dengan harganya. Kita produksi sendiri, hanya filternya itu kan impor,” tambah Siti.

Hanya bisa melalui fenomena gerhana matahari yang terbilang sangat langka, Siti bisa menjual barang dagangannya dan sekaligus meraup untung dari orang-orang yang sangat ingin melihat secara langsung gerhana matahari tersebut.

“Ya Alhamdulillah bisa dapat untung. Tapi kan ini pas ada momentum saja. Jarang kan ada gerhana matahari,” tutup Siti.
(Freddy Julio – sisidunia.com)