sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kompetisi Ilmiah Jadi Tantangan Remaja Indonesia

Kompetisi Ilmiah Jadi Tantangan Remaja Indonesia



Jakarta – Tahun ini, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali menggelar Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) yang ke- 48 dan National Young Inventor Award (NYIA) yang ke-9.

Kompetisi Ilmiah Jadi Tantangan Remaja Indonesia

“para pemenang LKIR akan dikompetisikan ke ajang yang lebih tinggi, yaitu Intel International Science and Engineering Fair (IISEF) di Amerika Serikat. Pemenang LKIR itu juga akan akan mengunjungi sains ke Edinburgh International Science, festival di Inggris yang didukung oleh British Council.”, jelas Sekretaris Utama LIPI, Siti Nuramaliati Prijono.

Sedangkan, pemenang NYIA akan berlaga di International Exibition for Young Inventors (IEYI) di Hongkong dan Asean Student Science Project Competition di Thailand.

“Kegiatan kompetisi ilmiah seperti LKIR dan NYIA ini, diharapan mereka (pelajar), bisa berpikir kritis, tumbuh menjadi peneliti yang andal dan mampu menjadi motor pembangunan bangsa,” ujar Siti di Gedung LIPI, Jakarta, Senin 7 Maret 2016.

Siti menjelaskan, hasil penelitian dari para peneliti muda akan dibagi menjadi beberapa kategori yakni bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH), Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), Ilmu Pengetahuan Teknik dan Informatika (IPT), dan Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Maritim (IPK).

Kompetisi Ilmiah Jadi Tantangan Remaja Indonesia

“Proposal yang terdaftar di LIPI selanjutnya akan melewati proses seleksi, pembinaan oleh peneliti LIPI, eksebisi dan penjurian serta pemilihan karya terbaik,” jelas Siti.

Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Laksana Tri Hardoko menjelaskan pada sisi dunia (6/3/16), “pada tahun ini, jumlah proposal yang diajukan naik sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu, dari 1.700 usulan menjadi 2.041 usulan.”

“Ini merupakan tren positif di kalangan remaja. Tahun ini, kami targetkan ada 2.000 proposal LKIR dan 800 usulan karya desain dan prototype,” ujar Handoko, yang juga ketua dewan juri kompetisi ilmiah LIPI.
(Freddy Julio – sisidunia.com)