Home » News » Rachmawati Soekarnoputri Menilai Pemerintahan Jokowi dalam Kondisi Darurat Utang

Rachmawati Soekarnoputri Menilai Pemerintahan Jokowi dalam Kondisi Darurat Utang



Jakarta – Pemerintah kembali diingatkan ancaman perang asimetris yang dilancarkan neokolonialisme (nekolim). Hal tersebut pun dilakukan dengan berbagai jalan.

Rachmawati Soekarnoputri Menilai Pemerintahan Jokowi dalam Kondisi Darurat Utang

Menurut politikus senior Rachmawati Soekarnoputri, pemerintah lebih baik berfokus terhadap hal yang lebih vital. ”Daripada memandang gerhana matahari, lebih baik fokus melihat Indonesia yang sudah darurat narkoba, utang, korupsi, kriminalitas dan pelanggaran agama seperti LGBT, pedophilia. Lihat apa yang akan terjadi akibat semua ini,” ujarnya kepada media pada Kamis (25/2/2016).

Menurut Rachmawati, fenomena wabah amoral tidak bisa sekadar diubah dengan slogan revolusi mental. Presiden Joko Widodo harus mencari cara untuk mencegah ancaman-ancaman itu. Salah satunya memakai kacamata ideologi Indonesia.

”Pemecahannya harus memakai kacamata ideologi Indonesia sebagai grand strategy bela negara menghadapi proxy war,” tegasnya.

Pihaknya pun kembali bertanya, ”Tahukah Jokowi senjata Ideologi Indonesia menghadapi proxy war nekolim? Jika tidak tahu, dia seharusnya bertanya. Kecuali, kita mau jadi komprador atau antek-anteknya,” jelasnya. (Freddy Julio – sisidunia.com)