Home » Hiburan » Inilah Beberapa Dampak Positif yang Dirasakan Penggemar JKT48

Inilah Beberapa Dampak Positif yang Dirasakan Penggemar JKT48



Surabaya – Siapa yang tidak mengenal Idol Group JKT48? Ya, nama sister group dari AKB48 tersebut telah kondang di seluruh Indonesia. Selain itu, jumlah penggemarnya tidak bisa dibilang sedikit. Mereka pun berasal dari berbagai usia dan kalangan.

Inilah Beberapa Dampak Positif yang Dirasakan Penggemar JKT48

Namun, ada beberapa dampak yang sangat ketara ketika mengidolakan JKT48. Misalnya, pertengkaran dengan pasangan. Ya, hal tersebut belum lama ini terjadi, bahkan sudah sangat sering dilihat. Bisa dilihat, beberapa cewek selalu merasa risi, bahkan menjadi pencemburu, saat pacaranya memberikan perhatian kepada para member JKT48.

Ya, mungkin itu adalah segelintir sisi negatif sebuah idoling. Tidak melulu negatif lho. Ada beberapa dampak positif yang bisa diperoleh saat menggemari sesuatu. Seperti yang dialami Vishnu. Kepada Sisi Dunia pada Kamis (25/2/2016), dia menceritakan beberapa dampak positif yang dirasakan.

Menurut dia, selain mendapat banyak teman dan pengalaman, dirinya pun lebih bisa berempati terhadap sesama. ”Ya kita bisa ngerasain bagaimana perjuangan mereka. Setelah capek berlatuh kemudian dihujat, mereka selalu tersenyum kembali di atas stage,” kata pemuda yang mengidolakan Shinta Naomi.

Lantas, saat ditanya apakah pasangannya merasa cemburu saat dirinya menjadi fans JKT48, Vishnu hanya menjawab santai. ”Itu sih bergantung masing-masing. Doi sih sebenarnya cemburu. Intinya, bagaimana kita membedakan perhatian ke idola dan pacar. Yang lebih penting, saya ada saat pacar membutuhkan,” tutur pemuda yang segera melanjutkan hubungannya ke jenjang lebih serius itu.

Pandangan berbeda dilontarkan Rendy dan Mualif. Namun, keduanya sepakat jika menjadi penggemar membuat bersemangat bekerja.
Rendy yang memiliki usaha di rumah dan driver go-jek tersebut menjelaskan, dirinya makin bersemangat untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. ”Saya narik terus, pantang pulang sebelum target,” kata pemuda penghobi BMX tersebut.

”Selain pengen ketemu Okta (Ayu Safira Oktaviani, member tim T), saya juga menatap ke depan. Ya buat menuhin kebutuhan di rumah, syukur-syukur cukup buat tabungan nikah,” tambahnya.

Sementara itu, Mualif mengungkapkan, dirinya bekerja bukan hanya untuk memenuhi hobi idoling-nya. Dia pun ingin membuat orang tuanya bangga. ”Ya, saya pengen menemui idola saya dengan uang sendiri. Saya nggak mau ngerepotin orang tua,” kata pemuda yang mengidolakan Ayana tersebut.

Nah, bagaimana? Tidak selalu idoling membawa dampak buruk, bukan? (Freddy Julio – sisidunia.com)