sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Karaoke Inul Dituding Telah Bajak Lagu Milik Siti Badriah dan Zaskia Gotik

Karaoke Inul Dituding Telah Bajak Lagu Milik Siti Badriah dan Zaskia Gotik



Jakarta – Lagu Bara Bere milik Siti Badriah dan Bang Jonoyang yang dinyanyikan oleh Zaskia Gotik dibajak rumah karaoke Inul Vizta. Pembajakan tersebut dilakukan sejak rilis. Nah, hal tersebut membikin pihak Nagaswara kebakaran jenggot. Akhirnya, mereka melayangkan gugatan hukum.

Karaoke Inul Dituding Telah Bajak Lagu Milik Siti Badriah dan Zaskia Gotik

Berdasar pantauan Sisi Dunia pada Senin (15/2) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pihak jaksa penuntut umum mengajukan tuntutan satu tahun penjara dan denda Rp 3 miliar kepada Kim Sung Ku selaku pemilik Inul Vizta.

Nagaswara mengklaim bahwa Inul Vizta mengubah konten atau memotong klip video lagu Bara-Bere dengan video lain. Nah, hal serupa pun terjadi pada lagu Bang Jono.

Pihak label pun menggugat Inul Vizta dengan tuduhan pelanggaran mechanical rights atau hak terkait/ penggandaan. Gugatan tersebut bukan mengenai performing rights atau hak pertunjukan sebagaimana yang kerap dijelaskan Inul dan tim kuasa hukumnya.

Tim kuasa hukum terdakwa, Sordame Purba SH dan Risma Situmorang SH, yakin bahwa kliennya pasti terlepas dari jeratan hukum. Sebab, pihak pengelola karaoke tidak terbukti melanggar hak cipta seperti.

”Dari sidang kemarin, bukti-bukti yang dibawa Nagaswara, bahkan saksi, tidak bisa menjelaskan bahwa klien kami telah memperbanyak (video clip),” kata Sordame.

Sementara itu, kuasa hukum Nagaswara, Eddy R. Harwanto SH, tidak terlalu puas dengan tuntutan jaksa. Namun1, kliennya dapat menerimanya. ”Kami apresiasi tuntutan jaksa. Awalnya, kami gugat 2 tahun penjara dengan denda Rp 2 miliar. Namun, diubah 1 tahun penjara dengan denda Rp 3 miliar. Sama saja,” kata Eddy.

Nah, sidang pun bakal digelar kembali pada Senin (22/2/2016). Agendanya adalah mendengarkan pleidoi terdakwa. (Freddy Julio – sisidunia.com)