Home » News » Pemkot Banda Aceh Terapkan Kebijakan Belanja Bawa Kantong Sendiri

Pemkot Banda Aceh Terapkan Kebijakan Belanja Bawa Kantong Sendiri



Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menetapkan aturan plastik berbayar. Tujuannya, mengurangi pemakaian kantong plastik. Program tersebut berlaku pada 21 Februari 2016.

Pemkot Banda Aceh Terapkan Kebijakan Belanja Bawa Kantong Sendiri

Dengan demikian, warga yang belanja di mal, supermarket, swalayan, atau tempat lainnya diminta untuk membawa kantong yang bukan berbahan plastik. Jika tidak, mereka harus merogoh kocek untuk memperoleh kantong dari tempat perbelanjaan.

”Belum diketahui jumlah biaya tambahan yang dibayarkan para konsumen untuk membawa barang-barang belanjaannya,” kata Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal kepada Sabtu (23/1/2016).

Selain itu, berdasar penelitian limbah, kantong plastik baru bisa terurai selama 100 tahun. Jika jumlahnya terus bertambah hingga 2020, Indonesia bakal tenggelam di dalam limbah sampah. ”Warga diharapkan secara perlahan meninggalkan dan mengurangi sampah plastik. Itu adalah tujuan dari kebijakan ini,” jelasnya.

Selama ini, Pemkot Banda Aceh git menyosialisasikan pengurangan sampah plastik di 19 desa. Ke depan, kampanye tersebut diselenggarakan di 20 desa lain. Selain itu, pihaknya menjalin kerja sama dengan komunitas hijau.

Djamal menjelaskan, pihaknya pun bakal merancang Perwal (peraturan wali kota) tentang penggunaan plastik dalam berbelanja. ”Kami mulai penerapannya di mal, swalayan, dan supermarket di Banda Aceh,” tambahnya.

Selain Banda Aceh, aturan yang sama pun diterapkan di sejumlah kabupaten lain di Indonesia. Kesepakatan penerapan kebijakan tersebut pun dilakukan saat rapat di ruang rapat Kalpataru, gedung B, lantai II, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) pada Kamis (21/1/2016).(Freddy Julio – sisidunia.com)