sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bertobat, Ratusan Warga Eks Gafatar Ucapkan Kalimat Syahadat

Bertobat, Ratusan Warga Eks Gafatar Ucapkan Kalimat Syahadat



Samarinda- Ratusan eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Desa Karya Jaya, Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, akhirnya berikrar kembali ke ajaran Islam. Untuk mewujudkannya, mereka mengucapkan kalimat syahadat.

Bertobat, Ratusan Warga Eks Gafatar Ucapkan Kalimat Syahadat

Kabaghumas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Dafip Haryanto menjelaskan, Ketua MUI Samboja KH Saifuddin Marzuki langsung memimpin pengucapan kalimat syahadat oleh eks anggota Gafatar. Aksi tersebut dipantau unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan Samboja, kepala Kementarian Agama Kutai Kartanegara, Kantor Urusan Agama Samboja, tokoh masyarakat dan adat, ormas, serta LSM.

Dia menjelaskan, acara tersebut dihadiri sekitar 1.500 warga. ”Mereka adalah warga Samboja dan sekitarnya,” ujarnya kepada media pada Rabu malam (20/1/2016).

Pertemuan dilaksanakan pukul 10.30 Wita di kantor Desa Karya Jaya. Acara itu pun dipimpin komandan Koramil Samboja. Kepala Polsek Samboja dan beberapa tokoh masyarakat setempat pun turut hadir.

Menurut Dafip, langkah-langkah terkait dengan rencana pengucapan dua syahadat bakal dibahas dalam acara tersebut. Kemudian, acara akan dilanjutkan dengan pertemuan warga dan mantan eks anggota Gafatar di Masjid Al Huda, Desa Karya Jaya.

Warga pun akan memberikan waktu kepada para eks anggota itu untuk meninggalkan hingga 27 Januari 2016 kepada mantan anggota kelompok Gafatar untuk meninggalkan Kecamatan Samboja. ”Hingga pertemuan selesai, kondisi di sana pun tetap kondusif,” tambah Dafip.

Sementara itu, Kapolres Kutai Kartanegara Ajun Komisaris Besar Handoko mengimbau masyarakat menghormati keputusan dalam pertemuan tersebut.

Menurut dia, seluruh pihak tentu mengharapkan situasi tetap kondusif di Kutai Kartanegara. ”Hasil harus dihormati oleh seluruh pihak,” tambahnya.
Anggota Gafatar tersebut, kata dia, umumnya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Dia menjelaskan, awalnya, anggota Gafatar berjumlah 30 orang. ”Mereka terus bertambah. Saat ini, ada 227 anggota. Setiap bulan jumlahnya bertambah 20–30 orang,” katanya. (Freddy Julio – sisidunia.com)