sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Miris, Siswa SD Ini Harus Melewati Rawa untuk Menuju Sekolah

Miris, Siswa SD Ini Harus Melewati Rawa untuk Menuju Sekolah



Palembang – Puluhan warga RT 26, RW 06, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, berdemo di kantor gubernur Sumsel dan DPRD Sumsel pada Kamis (14/1/2016).

Miris, Siswa SD Ini Harus Melewati Rawa untuk Menuju Sekolah

Anak-anak hingga orang tua tampak memegang spanduk dan karton putih. Ya, mereka sedang melakukan tuntutan. Yang membuat miris, para bocah itu mengenakan seragam sekolah dan sepatu yang belumur lumpur.

”Kami Warga RT 26 Mohon Bantuan, Buka Jalan Kami. Akses Jalan Kami Ditutup PT Dian Sakti. Pak Gubernur, Tolong Peduli, Buka Jalan Buat Kami,” tulis mereka di karton tersebut.

Hendri, 12, siswa SD Muhammadiyah Kertapati, mengungkapkan bahwa akses jalan menuju rumahnya ditutup. Jika ingin pergi ke sekolah, dia harus melewati sawah. ”Sepatu jadi kotor kena lumpur,” katanya sambil menunjukkan sepatu.

Karena melewati sawah dan rawa, saat hujan, dia harus melepas sepatu supaya tidak kotor. Jalan tersebut pun menjadi satu-satunya akses menuju ke sekolah. ”Tolong kami Pak Gubernur,” ujarnya kepada awak media.

Selain itu, Sti Khodijah, warga setempat, mengungkapkan bahwa jalan yang ditutup perusahaan tersebut membuat warga tidak bisa melaksanakan salat di musala. ”Kasihan anak sekolah, mereka harus lewat sawah,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Aksi dan Wakil Ketua LSM Bangun Indonesia Kita Aji Syamsudin menjelaskan, warga tidak paham alasan kenapa jalan tersebut ditutup. Menurut dia, tidak ada akses lain untuk keluar. ”Kami tidak memiliki jalan lain. Mohon pemprov membantu kami,“ tambahnya. (Freddy Julio – sisidunia.com)