sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Tiap Anggota Gafatar Telah Dijanjikan Bakal Masuk Surga

Tiap Anggota Gafatar Telah Dijanjikan Bakal Masuk Surga



Surabaya – Organisasi radikal tidak selalu membujuk seseorang dengan cara negatif. Menurut Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan, Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merekrut calon anggota dengan cara-cara positif.

Tiap Anggota Gafatar Telah Dijanjikan Bakal Masuk Surga

Tidak ada pengecualian. Mereka merekrut anak-anak muda hingga para pengusaha, dosen, dokter dan buruh. Sebenarnya, caranya sama dengan yang diterapkan NII.

Ken menjelaskan, seseorang diajak masuk keanggotaan melalui kerabat dekat. Misalnya, sahabat, pacar, dan keluarga.” Calon anggota biasanya bertatap muka dengan lima perekrut dari organisasi tersebut,” kata Ken.

Selain itu, Gafatar memakai kegiatan-kegiatan sosial berasas kemanusiaan untuk merekrut anggota. Bahkan, mereka pun berjanji memberikan beasiswa kepada remaja yang masih kuliah.

”Lalu, doktrin ala Gafatar pun diselipkan,” ujarnya.

Ken menjelaskan, doktrin itu adalah janji-janji para perekrut Gafatar tentang perubahan di Indonesia menjadi negara makmur dan adil. Aliran tersebut mau mengucapkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka menyebutnya dengan Negara Nusantara dengan agama Ibrahim.

Ken mengungkapkan, dalam merekrut anggota, mereka tidak memandang agama. “Mereka tidak melihat agama seseorang. Islam, Kristen, dan Yahudi bisa jadi bergabung sebagai anggota Gafatar,” paparnya pada Rabu(13/1/2016).

Para anggota Gafatar pun dijanjikan dan dijamin masuk surga jika telah meninggal. ”Itu sangat efektif menarik anggota,” ujarnya.

Gafatar menjadi buah bibir setelah dikaitkan dengan hilangnya dokter Rica Tri Handayani di Yogyakarta sejak 30 Desember 2015.
Sementara itu, di Surabaya, Eri Indra Kausar, mahasiswa, pergi dari rumahnya di Jalan Suripto, Kenjeran, Surabaya, empat bulan lalu. Dia mengabari keluarganya lewat pesan pendek. Isinya, dia kini menjadi anggota Gafatar. (Freddy Julio – sisidunia.com)