Home » News » Mahasiswi Asal Malang Mengaku Telah Dicabuli Terapis Abal-Abal

Mahasiswi Asal Malang Mengaku Telah Dicabuli Terapis Abal-Abal



MALANG – Pelaku penipuan dan pencabulan yang bermotif pengobatan alternatif dibekuk Polresta Malang. Lukman, 43, mencari korban di bus Pasuran–Malang. Tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan tersebut mengaku dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Mahasiswi Asal Malang Mengaku Telah Dicabuli Terapis Abal-Abal

ilustrasi

Humas Polres Malang Kota Nunung Anggraeni menjelaskan, A menceritakan keluhannya kepada tersangka. ”Korban bilang sering sakit kepala dan perut,” katanya kepada media pada Selasa (12/1).

Perkenalan keduanya terjadi saat kebetulan duduk bersebelahan di belakang pengemudi bus. Lukman pun mendengarkan cerita tentang penyakit dan masalah kehidupan korban. Karena itu, tersangka mengaku dapat mengobati penyakit.

Esoknya, keduanya bertemu di terminal Arjosari. Namun , sebelumnya, tersangka telah mem-booking kamar hotel di Jalan Simpang Suroso. Setelah bertemu, mereka langsung pergi ke hotel tersebut.

Di dalam kamar hotel, Lukman menyuruh A mandi. Tanpa diduga, tersangka ikut masuk. Kemudian, pencabulan terjadi dengan dalih metode pengobatan alternatif. Setelah mandi, korban disuruh berbaring di kasur. Tersangka pun mencabuli korban lagi.

Setelah semua beres, lanjut Nunung, Lukman meminta Rp 700 ribu dan HP korban. Esoknya, pencabulan terulang. Caranya pun sama. Kemudian, tersangka meminta Rp 3,3 juta. ATM korban juga diminta.

Korban pun bercerita kepada keluarganya. Orang tua A yang geram melapor ke Polresta Malang. Lukman ditangkap. Dia akan dijerat pasal 289 dan 376 dengan ancaman 9 dan 4 tahun penjara.

”Tersangka menipu Rp 9 juta. Katanya, uang itu dipakai untuk keperluan sehari-hari,” kata Nunung. (Freddy Julio –sisidunia.com)