sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Sopir Metro Mini Tolak Gaji Rp 6,2 Juta yang Ditawarkan PT TransJakarta

Sopir Metro Mini Tolak Gaji Rp 6,2 Juta yang Ditawarkan PT TransJakarta



Jakarta – Beberapa sopir metromini 75 rute Pasar Minggu¬–Blok M tidak menolak jika harus bergabung dengan PT Transjakarta. Tetapi, jika hanya mendapat upah Rp 6,2 per bulan, mereka tentu keberatan.

Sopir Metro Mini Tolak Gaji Rp 6,2 Juta Yang Ditawarkan PT TransJakarta

Salah seorang sopir metromini 75 , Jiung, 27, menolak bergabung jika hanya mendapat nominal tersebut. ”Saya sih setuju asal upah sesuai dengan kebutuhan,” katanya kepada Sisi Dunia di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016)

Menurut dia, sekali narik metromini pada 05.00–10.00 WIB, dirinya memperoleh Rp 200 – Rp 300 ribu. Bila sehari penuh, dia bisa mengantongi Rp 400 ribu, bahkan lebih dari itu.

Jiung menjelaskan, kalau pendapatan dalam sehari tersebut dikalikan 30 hari, jumlahnya bisa melampaui gaji sopir Transjakarta.

Fachri, 26, juga pernah menyampaikan hal senada. Dia mengungkapkan, dalam sehari, dirinya bisa mendapat 500 ribu–Rp 600 ribu. Ari –sapaan akrabnya– pun hanya bekerja pukul 04.00–10.00 WIB dengan pendapatan Rp 500 ribu. ”Saya narik lagi pukul 19.00–24.00. Jam segitu saya dapat Rp 200 ribu,” kata pria asal Sumatera itu kepada Sisi Duni.

Dia mengungkapkan, penghasilan itu sudah digunakan untuk membeli bensin, setor kepada pemilik, uang dapur, dan jajan sang anak. Sisanya, sekitar Rp 200 ribu akan ditabung untuk biaya pendidikan dan membayar uang sewa kontrakan.

Karena itu, dengan upah Rp 6,2 juta, banyak sopir metromini yang keberatan. (Freddy Julio – sisidunia.com)