sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Satpol PP Banda Aceh Dilarang Jaga Gereja Saat Malam Tahun Baru

Satpol PP Banda Aceh Dilarang Jaga Gereja Saat Malam Tahun Baru



Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh telah mengeluarkan larangan bagi warga muslim untuk merayakan malam tahun baru. Larangan tersebut dikeluarkan untuk menyelamatkan aqidah umat muslim di Banda Aceh, karena perayaan tahun baru sendiri bukanlah budaya muslim.

Satpol PP Banda Aceh Dilarang Jaga Gereja Saat Malam Tahun Baru

Sementara itu warga nonmuslim diperbolehkan merayakan tahun baru, namun tidak di tempat terbuka ataupun meniup terompet dan menyalakan kembang api atau petasan. Hal tersebut untuk menghormati masyarakat Kota Banda Aceh yang masyoritas muslim.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Harian Indo, Kamis (31/12/2015), menjelang momen perayaan malam tahun baru di Kota Banda Aceh telah menyiapkan aparat kepolisian untuk menjaga gereja yang akan merayakan momen Tahun Baru 2016. Sementara untuk Satpol PP dan Wilayatul Hisbah tidak perlu ikut turun tangan menjaga rumah ibadah umat Kristen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRK Banda Aceh Arief Fadilah saat dijumpai awak media pada Rabu (30/12) kemarin di kantornya.

Menurut Arief, penjagaan gereja oleh Satpol PP dan WH seakan menunjukkan bahwa pelaksanaan hari besar umat Kristiani di Banda Aceh tidak aman. Padahal selama ini tidak pernah ada insiden gangguan terhadap umat non-muslim yang merayakan hari besar seperti perayaan Natal ataupun Tahun Baru. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)