Home » Techno » Peluncuran Tree of Savior di Korsel Bakal Kecewakan Gamer

Peluncuran Tree of Savior di Korsel Bakal Kecewakan Gamer



Jakarta – Banyaknya bug, kondisi server yang tak stabil, serta mahalnya harga item di cash-shop diprediksi bakal menghambat kesuksesan peluncuran game MMO Tree of Savior di negara asalnya, Korea Selatan.
Peluncuran Tree of Savior di Korsel Bakal Kecewakan Gamer
Seperti dilansir dari VGI (Kamis, 31/12/2015), peluncuran Tree of Savior di Korsel tersebut memang terkesan terburu-buru. Padahal, pihak pengembang Nexon dan IMC Games belum melakukan perbaikan secara signifikan terhadap sejumlah kerusakan dan keanehan yang muncul dalam game tersebut.

Kabar terbaru mengatakan bahwa bukannya melakukan perbaikan bug, penguatan server, dan lainnya, tim pengembang justru menambahkan satu item baru ke dalam cash-shop. Item ini berupa rambut tambahan untuk kustomisasi karakter.

Masalahnya, harga cash item rambut tersebut sangatlah mahal. Bahkan, rambut virtual tersebut dibanderol dengan harga yang lebih mahal dari biaya potong rambut atau salon di dunia nyata, yakni senilai USD 30.
Peluncuran Tree of Savior di Korsel Bakal Kecewakan Gamer
Selain itu, Nexon dan IMC Games juga menrapkan kebijakan soal fitur auction, dimana pemain harus terlebih dahulu membayar sejumlah uang yang cukup besar sebelum mengikuti lelang item tersebut.

Update-update tersebut dinilai sangat tidak penting dan justru malah akan memberatkan para player yang ingin mencicipi game yang digadang-gadang sebagai “spiritual successor” dari MMO fenomenal, Ragnarok Online, tersebut. (Deni Suroyo – sisidunia.com)